SuaraBali.id - Sebagai salah satu strategi menyelamatkan devisa di tengah pandemi Covid-19, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno akan mengembangkan wisata kesehatan dan herbal di empat daerah.
"Selama ini, wisatawan nusantara setiap tahunnya menghabiskan hampir 11 miliar dolar AS lebih untuk berwisata kesehatan di luar negeri," kata Sandiaga dilansir dari Berita Bali, Selasa (7/9/2021).
Menurutnya, wisata kesehatan serta wisata kebugaran dan herbal ini akan dikembangkan karena Indonesia mempunyai pangsa pasar yang sangat besar.
Wisata kesehatan merupakan kegiatan yang mengedepankan peningkatan kesehatan dan kebugaran fisik serta pemulihan kesehatan spiritual dan mental wisatawan.
Ia mengungkapkan pada tahap awal akan difokuskan untuk pasar wisatawan nusantara karena perbatasan Indonesia belum dibuka untuk wisatawan mancanegara.
Di tahap awal, pengembangan wisata kesehatan ini akan diintensifkan di tiga daerah prioritas, yakni Jakarta, Medan, dan Bali.
Terlebih Bali, kata Sandiaga, beberapa tempat di sana sudah terkenal sebagai destinasi wisata wellness dan herbal di kalangan wisatawan mancanegara.
"Antusiasme masyarakat mengenai herbal dan wellness tourism sangat tinggi, terutama di Bali. Untuk itu SDM-nya harus kita tingkatkan melalui program reskilling dan upskilling untuk memberikan pelayanan yang berstandar lebih tinggi lagi," ucap Sandiaga.
Sementara, fasilitas kesehatan di sekitar Jakarta juga tidak kalah dibandingkan rumah sakit di luar negeri.
"Misalnya di RS Eka Hospital, untuk perawatan tulang belakang/spine, sudah menggunakan alat kedokteran buatan Jerman yang merupakan satu-satunya di Asia Tenggara," ujar dia.
Baca Juga: Ini Khasiat Tersembunyi Tanaman Herbal Pegagan, Bisa Bikin Panjang Umur
Pemerintah akan menggandeng berbagai instansi kementerian dan lembaga, serta pihak swasta untuk mengembangkan wisata kesehatan tersebut.
Termasuk di dalamnya rumah sakit, klinik, dan organisasi profesi seperti Perhimpunan Kedokteran Wisata Indonesia (Perkedwi).
"Jadi, saatnya di tengah pandemi tingkatkan resiliensi industri kesehatan kita," sahutnya.
Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani menambahkan bahwa pengembangan wisata kesehatan untuk tahap awal dilatarbelakangi jumlah ketersediaan rumah sakit yang ada di ketiga daerah tersebut.
"Selain itu, di Medan mempunyai potensi besar karena selama ini orang Medan yang ke luar negeri itu banyak sekali," jelasnya.
Jadi, dia menambahkan, diharapkan dengan mempromosikan atau menyiapkan rumah sakit-rumah sakit yang ada di Medan, maka kemungkinan wisatawan-wisatawan yang berasal dari Sumatra Utara dan sekitarnya berobat ke luar negeri akan semakin kecil.
Berita Terkait
-
Menparekraf Sandiaga Uno Harap Pelaku UMKM Jakarta Utara Bisa Buka Lapangan Kerja
-
Diundang Menparenkraf Sandiaga Uno Kolaborasi, Ini Reaksi Lord Adi
-
Sandiaga Uno Video Call dengan Adi MasterChef: Sekarang Paham Mengapa Dipanggil Lord
-
5 Cara Merawat Tanaman Rosemary agar Tidak Mudah Busuk atau Mati
-
Menparekraf: 97 Juta Jenis Pekerjaan Baru Lahir dari Perkembangan Digitalisasi
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri