SuaraBali.id - Nasib nahas menimpa seorang bocah SD berinisial RI (11) di Abiansemal Badung, ia menjadi korban kebejatan tiga pemuda yang tega mencabulinya secara bergiliran. Ketiga pelaku sudah ditangkap dan ditahan di Polres Badung.
Dilansir dari Beritabali.com, ketiga tersangka mengaku mencabuli korban sejak Mei 2021 setelah melakukan bujuk rayu dan diimingi uang ratusan ribu rupiah.
Menurut Kasat Reskrim Polres Badung, AKP Putu Ika Prabawa, tiga pelaku yakni I Made Sugiantara alias Kalih (19), I Ketut Januadah alias Goyoh (21) dan I Nengah Suparsah alias Kaplik (20).
Jika sebelumnya dikabarkan pelaku berjumlah empat orang, tidaklah benar.
"Tersangkanya tiga orang bukan empat," ujar Ika saat rilis pengungkapan kasus di mapolres Badung, Senin (30/8/2021).
Menurut dia, kasus ini terungkap setelah kakak korban berinisial PDD memergoki aksi salah satu pelaku yang menyetubuhi adiknya pada Sabtu (21/8/2021) sekitar pukul 18.00 WITA.
Sang kakak langsung melaporkan peristiwa pencabulan tersebut kepada orang tuanya, PS (40).
"Awalnya korban takut menceritakan tapi setelah orang tuanya menanyakan, korban mengakui disetubuhi sejak Mei 2021. Sehingga kasus ini dilaporkan ke Polres Badung 23 Agustus lalu," ujar Putu Ika.
Setelah menerima laporan korban, ketiga tersangka ditangkap di rumah kosnya di kawasan Darmasaba, Abiansemal Badung.
Baca Juga: Remaja di Deli Serdang Ditangkap, Diduga Cabuli Pacarnya
Dari hasil interogasi terungkap, ketiga tersangka menyetubuhi korban yang masih di bawah umur itu akibat bujuk rayu dan bernafsu melihat kemolekan korban.
Namun, penyidik belum menemukan unsur pengancaman ataupun pemaksaan dalam kasus tersebut.
"Ketiga tersangka silih berganti menyetubuhi korban dengan bujuk rayu dan iming-iming uang. Untuk pasal pemaksaan masih kami dalami," beber mantan Kanitreskrim Polsek Kuta ini.
Berita Terkait
-
Remaja di Deli Serdang Ditangkap, Diduga Cabuli Pacarnya
-
Cabuli Anak Dibawah Umur, Oknum Pecatan TNI Ditangkap
-
Wisata Bali: Bantuan Tak Terduga Diharap Membantu Satwa dan Taman Alam Sangeh
-
Sudah Bau Tanah, Kakek di Kemayoran Perkosa Anak Tetangga Berkali-kali
-
JPU Hadirkan Tiga Saksi dalam Sidang Kasus Pencabulan Terdakwa Dosen Unej
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih