SuaraBali.id - Dokter Richard Lee ditangkap polisi. Dokter Richard Lee dijemput paksa oleh polisi di kediamannya, Palembang, Sumatera Selatan pada Rabu (11/8/2021).
Penangkapan Dokter Richard Lee berlangsung dramatis hingga membuat sang istri histeris. Istri Dokter Richard Lee menceritakan penangkapan itu.
Kronologis Dokter Richard Lee diceritakan istri, Reni Effendi.
Istri Dokter Richard Lee menerangkan polisi itu berasal dari Jakarta. Mereka terbang jauh ke Palembang untuk menangkap sang suami.
"Nggak ada surat panggilan sebelumnya. Tiba-tiba bapak-bapak ini datang," tulis Reni Effendi di Instagram Story.
"Aku juga bingung ya sebagai warga Indonesia, apakah memang begini?" imbuhnya.
Hingga tadi malam, Reni Effendi kehilangan kontak dengan Richard Lee. Ia bahkan tidak tahu di mana keberadaan sang suami.
"Dia (polisi) bilang mau dibawa ke Polda Sumsel (Sumatera Selatan). Eh ini mana pak, bapak bawa suami saya kemana? Kok nggak ada di Polda Sumsel?" tanya Reni Effendi.
Ia pun bertanya-tanya, bagaimana nasib Richard Lee selanjutnya. Mengingat keberadaan suaminya saja pun ia tak tahu.
Baca Juga: Berontak Ditangkap Polisi, Dokter Richard Lee Teriak Minta Tolong
"Sekarang saya nggak tau nasib suami saya bagaimana?" katanya.
Reni Effendi menerangkan suaminya bukan seorang kriminal. Tapi mengapa diperlakukan seperti ini.
"Padahal suami saya bukan pembunuh atau perampok lho," ujar istri Richard Lee.
Informasi terkini, pengacara Richard Lee, Razman Arif Nasution akan bertolak ke Palembang untuk bertemu istri Richard Lee. Nantinya mereka akan ke Jakarta untuk mengurus masalah dokter kecantikan tersebut.
Berdasarkan keterangan dari Razman Arif Nasution, penangkapan Richard Lee terkait kasus UU ITE yang dilaporkan Kartika Putri.
Memang, antara Richard Lee dan Kartika Putri terlibat perselisihan terkait review krim kecantikan. Keduanya pun saling lapor ke polisi.
Berita Terkait
-
Saksi Dibeli Produk Bukan di Toko Resmi, dr Richard Lee Bingung Jadi Tersangka
-
Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun
-
Fenomena Pempek Tumpah di Bawah Jembatan Ampera: Sarapan Mewah Cuma Rp1.000!
-
Richard Lee Klaim Lolos Sidang Etik, Dakwaan Pidana Tetap Bergulir
-
Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai