SuaraBali.id - Ireng Donat adalah nama dari kudapan yang dijual di Ireng Kopi, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Jembrana, Negara, Provinsi Bali.
Strategi promosinya unik, sejumlah paket Ireng Donat diberikan kepada tenaga kesehatan atau naks yang sudah disuntik vaksin dosis ketiga di RSU Negara.
Selain itu, paket donat ini, yang harganya dalam jumlah enam buah atau setengah lusin dipatok di bawah Rp40.000, dipromosikan ke perkantoran dan ke sekolah-sekolah.
Dan memudahkan calon pembelinya, Ireng Donat buatan Zakiya Mustain (30), pemilik Ireng Kopi itu juga bisa didapatkan secara offline di kedainya langsung, atau dipesan secara online.
Dikutip dari BeritaBali.com, jaringan SuaraBali.id, berdagang donat sebagai kudapan pendamping minum kopi di kedai Ireng Kopi adalah cara Zakiya Mustain dalam mempertahankan eksistensi bisnisnya di tengah pandemi COVID-19.
Jadi selain menyediakan kopi dan camilan biasanya, Ireng Donat dijadikan Zakiya Mustain sebagai terobosan atau inisiatif menu baru.
Harganya dijamin terjangkau, dan ia menyatakan donat disukai semua kalangan. Dari anak-anak, remaja, hingga orang tua.
"Saya lihat di Kota Negara belum ada donat dengan rasa istimewa seperti perusahan donat ternama. Selain itu, donat merupakan makanan favorit masyarakat jadi rasanya tidak sulit untuk menjualnya," kata Zakiya Mustain.
"Dengan pengalaman saya saat masih bekerja di salah satu perusahaan donat ternama di Denpasar, saya bawa ilmu membuatnya ke warung usaha saya sehingga kini ada menu donat ini," pungkasnya yang membuka usaha kuliner warung kopi dan camilan sejak 2016.
Baca Juga: Wisata Bali: Vaksinasi Warga Usai, Pemkab Badung Dorong Penerbangan Langsung
Berita Terkait
-
Stop Romantisasi Pengabdian: Guru dan Nakes Juga Berhak Hidup Layak
-
Jarang Terjadi! Para Raja dan Sultan Datangi Istana Tagih Janji Prabowo soal Bandara Bali Utara
-
Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality
-
Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka