SuaraBali.id - Pemeran siluman Babi Cu Pat Kay, Wayne Lai berubah drastis setelah 25 tahun berlalu. Kaum generasi 90-an pasti nggak asing dengan serial China Journey to The West atau Kera Sakti.
Serial ini pernah sangat populer di Indonesia pada tahun 1990-an.
Serial ini berkisah tentang perjalanan Sun Go Kong seorang raja Kera yang dihukum untuk mengawal seorang biksu melakukan perjalan ke Barat untuk mencari kitab suci.
Sun Go Kong menjadi murid biksu bernama Tong Sang Chong yang mendapat tugas untuk mencari kitab suci.
Perjalan mereka ke Barat pun penuh lika-liku. Namun penonton tak bosan karena polah lucu dan konyol yang disajikan oleh Sun Go Kong dan Cu Pat Kay.
Di negara asalnya, serial ini ditayangkan dua musim. Tak hanya menuai banyak cinta di negeri China, serial ini juga begitu Booming di tanah air.
Bahkan bagi generasi 90-an juga mungkin hafal lagu pengiring serial ini.
Journey to The West sendiri pertama kali tayang pada tahun 1996. Serial ini menggabungkan unsur silat, komedi, moral, religi dalam kisahnya. Selain karakter Sun Go Kong yang ikonik, karakter Cu Pat Kay yang genit dan hobi minum ini pun tak kalah menyedot perhatian.
Cu Pat Kay sendiri diperankan oleh aktor Hong Kong bernama Wayne Lai. Karakter asli Wayne Lai ini bahkan sebenarnya sangat bertolak belakang dengan karakter Cu Pat Kay yang ia mainkan. Kini setelah 25 tahun berlalu, sosok Wayne Lai pemeran Cu Pat Kay pun membuat publik penasaran. Pria berdarah Hong Kong ini pun masih eksis sampai sekarang lho.
Baca Juga: 5 Potret Kebersamaan Pemeran Sun Go Kong dan Pasangan, Romantis Semua
Biar nggak makin penasaran yuk kepoin rangkumkan potret terbaru Wayne Lai pemeran Cu Pat Kay yang dilansir dari akun Instagram @laiyiucheung berikut ini!
1. Kelahiran 1964
Wayne Lai adalah salah satu aktor yang sangat serius dalam setiap proyek yang ia bintangi.
Pria ini lahir pada 4 Mei 1964, saat ini usianya sudah 57 tahun. Wah usianya sudah tak lagi muda.
2. Masih Eksis
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri