SuaraBali.id - Berbagai pelaku usaha dari berbagai sektor usaha mengaku terpukul berat sebagai dampak pandemi Covid-19 dan dibelakukannya PPKM Level 4, sebagai penekan penyebaran virus.
Salah satunya adalah pelaku Usaha kecil Menengah atau UKM seperti yang dialami pengrajin alat alat yadnya atau upacara keagamaan di bali, seperti Genta atau Bajra, keris, baling-baling seni, gambelan, dan lain lain.
I Ketut Rikan (76) asal Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, mengeluhkan sepinya pembeli.
Bahkan ia mengaku, sama sekali tidak bisa berbuat banyak dengan kondisi saat ini, lantaran usaha yang ia tekuninya telah bertahun tahun kini pembelinya sepi total.
"Sejak usaha yang saya lakoni sejak puluhan tahun ini, sebelum pandemi hasilnya lumayan," keluh I Ketut Rikan, dilansir dari Berita Bali, Senin (2/8/2021).
Sekarang pendapatannya menurun, biasanya hasil jualan Rp 500 hingga Rp 1 juta, namun sekarang hanya Rp 50 kadang sampai Rp 100 ribu.
"Bahkan hampir tidak ada sama sekali, hingga buat kebutuhan dapur saja sering kurang," ujarnya.
Dirinya berharap kepada pemerintah untuk bisa memberikan bantuan atau mencarikan solusi agar kesulitan ekonomi yang sebagian besar masyarakat alami bisa ditangani.
Baca Juga: Presiden Jokowi: PPKM Level 4 Diperpanjang Sepekan, sampai 9 Agustus
Berita Terkait
-
PPKM Level 4 Berakhir, Jalur Puncak Cianjur Mulai Ramai Dilalui Kendaraan
-
Penerapan PPKM Level 4 di Balikpapan Masih Berlanjut Hingga 9 Agustus 2021
-
Berkeliaran di Perairan Batam, Belasan Warga India Diamankan Petugas
-
Wagub DKI Tunggu Keputusan Jokowi Soal Perpanjang atau Tidak PPKM Level 4
-
Samarinda Siap Lepas Dari PPKM Level 4, Andi Harun: Kita Sudah Penuhi Indikator
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026