SuaraBali.id - Kabar duka lagi karena kelangkaan oksigen di Indonesia. Kali ini Lasmini meninggal dunia karena tidak dapat oksigen.
Lasmini adalah warga Wonogiri, Jawa Tengah, yang kesulitan mencari oksigen.
Kelangkaan oksigen di tengah lonjakan kasus Covid-19 dirasakan oleh Winarni, 43, warga Dusun Bakalan RT 002/RW 007 Desa Tukulrejo, Kecamatan Giriwoyo, Wonogiri.
Dilansir Solopos.com, skibat kejadian itu, ibunya, Lasmini, 63, meninggal dunia.
Winarmi mengatakan, Lasmini sudah sejak lama menderita penyakit kolestrol dan diabetes. Selama 10 hari sebelum meninggal, kondisi Lasmini menurun.
Bahkan saturasi oksigennya cukup rendah. Pada Senin (26/7/2021), saturasinya 60 persen.
Kondisi itu membuat keluarga Lasmini membawanya ke rumah sakit. Saat itu mereka mengunjungi delapan rumah sakit di daerah Wonogiri dan Sukoharjo.
Namun di rumah sakit itu stok oksigen habis. Winarni mencari perawatan untuk ibunya mulai pukul 12.30 WIB hingga pukul 23.30 WIB.
Karena tidak segera mendapatkan oksigen, ia mencoba mencari tabung oksigen full set.
Baca Juga: Dukung Program Vaksinasi. Aurel Dewanda Siap Divaksin Dosis Pertama
Beberapa rekannya dimintai tolong untuk membantu mencari tabung oksigen.
“Kami menemukan ada yang menjual tabung oksigen full set di Solo. Tapi harganya Rp5,5 juta. Ya mahal kalau menurut saya, karena langka juga. Namun karena butuh keluarga sepakat membeli,” ungkap dia.
Pada Selasa pagi, berdasarkan alat pengecek yang digunakan oleh Winarni, saturasi oksigen Lasmi semakin rendah, menyentuh 35 persen.
Lasmini sempat dibawa ke rumah sakit.
Namun stok oksigen di rumah sakit yang dikunjungi menipis.
Sementara itu, tabung oksigen dari Solo yang dipesan tengah diambil oleh rekannya.
Namun, saat oksigen belum sampai, nyawa Lasmini sudah tidak tertolong.
“Tidak ada tanda-tanda terpapar Covid-19. Saat tiba di rumah sakit belum sempat diswab, karena belum menerima perawatan disebabkan minimnya stok oksigen. Pemakaman dilakukan seperti pada umumnya,” kata Winarni.
Berita Terkait
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar
-
Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Fundamental Kokoh, Saham BBRI Tetap Jadi Pilihan Utama Investor
-
Calon Haji Asal Mataram Ditolak Masuk Arab Saudi, Ternyata Ini Penyebabnya!
-
Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan LPG 3 Kg di Lombok Barat Aman Mencukupi dan Sesuai HET
-
Warga Lombok Menjerit: Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Harga Melonjak
-
Jarak Tempuh Terlalu Jauh, ASN Menyerah Gunakan Sepeda ke Kantor