SuaraBali.id - Daftar 5 pekerjaan di masa PPKM darurat COVID-19 yang bisa menguntungkan. Sebab banyak karyawan Di-PHK karena perusahaan tidak bergerak ketika pegawai tidak boleh masuk kerja.
Sejak Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, banyak kegiatan usaha dan sektor bisnis terganggu. Alhasil ide bisnis online di rumah mulai dilakukan.
Kegiatan pembatasan ini tentunya polemik bagi beberapa sektor, terutama pada sektor UMKM. Bagi anda yang merasa tidak menemui jalan keluar pada masa PPKM ini, kami rangkumkan untuk anda bisnis online di rumah selama PPKM Darurat .
Rekomendasi Bisnis Online di Rumah Selama PPKM Darurat
Jika melihat dari kebijakan pemerintah yang saat ini benar-benar membatasi aktivitas fisik kita untuk bertemu satu sama lain, tentunnya menjalnkan bisnis secara online saat ini menjadi solusi yang sangat tepat.
Berikut adalah beberapa rekomendasi bisnis online selama masa PPKM darurat:
1. Jualan Online Produk Kesehatan
Ide bisnis online yang pertama adalah dengan memulai untuk berbisnis produk kesehatan. Tentunya pada masa seperti saat ini orang-orang lebih peka terhadap isu-isu kesehatan yang ada.
Oleh karena itu anda dapat melihat kesempatan ini dengan cara mulai berjualan produk kesehatan seperti masker, madu, hand sanitizer, hand gel dll.
Baca Juga: Duh, Salah Kaprah! Polda Jateng Ingatkan Masyarakat, Jalan Ditutup Bukan untuk Olahraga
2. Jastip
Bagi anda yang memiliki akses ini tentunya ini menjadi peluang bisnis yang cukup menguntungkan, anda bisa memilih untuk menjadi reseller maupun dropshiper. Pada dasarnya keduanya memiliki konsep yang sama, yakni menjual produk orang lain.
3. Jasa Buat Konten
Bisnis online di rumah selama PPKM Darurat yang berikutnya adalah jasa buat konten. Karena saat ini kegiatan kita banyak dilakukan secara daring, tentunya setiap bidang yang bergerak pada ranah tersebut membutuhkan konten media sosial untuk berbagai macam keperluannya
Jasa buat konten dapat anda pilih baik untuk promosi atau iklan, edukasi maupun konten hiburan semata. Di sini jasa anda sangat dibutuhkan sebagai content creator, video editor ataupun content writer.
4. Pekerja Lepas
Berita Terkait
-
Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?
-
Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
-
Siasat Career Cushioning: Solusi Pekerja Muda Hadapi Ancaman PHK
-
Isu PHK Massal Netflix, 800 Karyawan Mungkin Terdampak
-
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Bikin Senang Buruh, PHK Massal Tak Akan Terjadi Lagi
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas