SuaraBali.id - Kopi Bali terkenal di dunia, yaitu Kintamani. Kekayaan alam yang Bali yang melimpah ruah salah satunya adalah menghasilkan keragaman hayati yang dapat dinikmati oleh penduduk Bali.
Seperti olahan biji kopi yang menghasilkan kopi berkualitas dan cita rasa khas, yang juga telah mendunia seperti kopi Kintamani.
Bagi para pecinta Kopi yang tengah berlibur ke Bali tak lengkap rasanya jika liburan tanpa menyeduh kopi khas Bali langsung dari tempat asalnya.
Kopi Kintamani merupakan produk olahan kopi asli dari daerah Kintamani dan ditanam pada dataran tinggi di atas 900 mdpl selain itu kopi Kintamani adalah agroekosistem.
Iklim di kawasan Kintamani yang dingin, kering, dan terdapat tanah vulkanik yang subur cocok untuk membudidayakan kopi Kintamani yang termasuk dalam jenis kopi Arabika dengan hasil berkualitas tinggi.
Unik dan istimewanya lagi para petani kopi di Kintamani memperlakukan kopi-kopi tersebut berlandaskan pada tri hita.
Karakteristik Kopi Kintamani atau cita rasa khas yang dimiliki oleh kopi satu ini adalah rasanya yang segar dan aromanya yang eksotis seperti jeruk (citrus). Sehingga tidak meninggalkan bekas di mulut.
Selain itu kopi Kintamani tidaklah pahit atau sepat, dengan tingkat keasaman sedang bahkan cenderung tak asam.
Cara penyajian kopi Kintamani dapat dibuat sesuai dengan selera, dapat diseduh dengan menggunakan gula, tubruk, atau bisa dinikmati tanpa campuran apapun.
Baca Juga: Daftar 7 Senjata Tradisional Bali yang Melegenda Sejak Dulu Kala
Kontributor : Kiki Oktaliani
Berita Terkait
-
Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain
-
Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya
-
Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas
-
Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali
-
Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida