SuaraBali.id - Viral ambulans berputar-putar di perempuan jalan Bali. Aksi itu dibagikan di sebuah video TikTok. Bahkan netizen menyebut ambulans itu lagi Ngaben di Kuta zaman COVID-19.
Dalam video itu memperlihatkan sebuah mobil ambulans berputar-putar. Dalam video yang diunggah oleh sebuah akun Tiktok tersebut, terlihat beberapa kendaraan lain yang kebetulan melintas di persimpangan jalan tersebut berhenti sejenak dan memberi kesempatan ambulans untuk berputar beberapa kali.
Orang yang mengunggah video tersebut di Tiktok menyebut peristiwa yang sedang diperlihatkan merupakan salah satu rangkaian prosesi adat Ngaben (kremasi jenazah dalam adat Bali) dalam masa Pandemi.
"Ngaben di Kuta zaman Covid," tulis pemilik akun Tiktok seperti dikutip BeritaHits.id, Selasa (13/7/2021).
Dalam video yang diunggah, tampak ambulans tersebut berputar-putar di persimpangan jalan.
Di belakangnya terlihat beberapa sepeda motor yang dikendarai oleh pria-pria berpakaian adat mengikuti laju ambulans tersebut.
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka menilai pandemi Covid-19 dapat mengancam tradisi yang ada di Bali, termasuk Ngaben.
Meskipun begitu, ada juga warganet yang salut dengan masyarakat Bali. Meskipun sedang pandemi, mereka tetap taat menjalankan adat istiadat meski harus dibatasi dengan penegakkan protokol kesehatan.
"Yang penting tidak mengurangi arti nilai sakral kesucian perjalanan leluhurnya ke dunia loka ikhlas tulus," sahut warganet lain.
Baca Juga: Wisata Bali: Jumpa Ikan Julit dan Naga Putih di Pura Beji Yeh Bubuh Tabanan
"Semoga budaya Bali yang agung suci kembali lagi, di dalam heningnya alam sekarang Bali beristirahat," tulis warganet lain.
Berita Terkait
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
-
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan Pria yang Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Penggagas Entourage Bali yang Diskriminasi WNI Suka Pindah-pindah Negara Gegara Ini
-
Tampang Duo Belanda yang Bikin Entourage Bali Kini Dicekal dan Kabur ke Singapura
-
Rieke Oneng Soroti Pengeroyokan di Bali: Jangan Sampai Ramah ke Turis, Tapi Lupa Lindungi Rakyatnya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai