SuaraBali.id - Kabupaten Jembrana banyak memiliki potensi wisata yang bisa diangkat hingga ke luar daerah, karena kaya lokasi alam. Salah satu contohnya adalah Bendungan Palasari yang berlokasi di Desa Ekasari, Kecamatan Melaya.
Dikutip dari BeritaBali.com, jaringan SuaraBali.id, untuk memajukan dan mengangkat potensi yang ada di Bendungan Pertama di Jembrana ini, Pokdarwis Sadar Wisata Desa Ekasari berencana akan membuka spot pemancingan, spot swafoto atau selfie hingga rute menikmati keindahan dengan menggunakan boat di wilayah bendungan.
Menurut Kepala Desa Ekasari I Gede Puja, pihaknya akan membangkitkan Pokdarwis Ekasari untuk memajukan wisata yang ada khususnya.
"Kami kemarin juga sudah memfasilitasi Pokdarwis untuk memaparkan rencana membangkitkan wisata yang ada di Bendungan Palasari," jelasnya.
Untuk menarik pengunjung, Gede Puja juga akan berencana akan membuat lokasi spot yang menarik minat wisatawan di Bendungan Palasari ini.
"Kami rencanakan akan buat seperti jalur boat untuk mengelilingi bendungan, juga beberapa spot selfie karena pemandangan di sini bagus, apalagi Palasari merupakan dam terbesar yang ada di Bali. Kaya akan ikan air tawar seperti nila, mujair, gurame, lele, gabus dan lainnya, jadi bisa dibuka juga untuk spot pemancingan," imbuhnya.
Sementara Kordinator Bendungan Palasari Putu Suastika mengatakan, bendungan dibangun pada April 1986 dan diresmikan pembukaannya pada 23 Juli 1989 oleh Presiden Soeharto.
Berfungsi menyimpan cadangan air, Bendungan Palasari dirasa sangat bermanfaat bagi warga sekitar jika musim kemarau tiba, terutama untuk pengairan sawah.
"Jika nantinya dimanfaatkan sebagai tempat wisata sangat bagus, untuk sekarang bendungan ramai pada Sabtu Minggu saja, kalau hari raya ramai dari luar daerah," tutupnya.
Baca Juga: Wisata Bali: Tiga Pancuran Pura Beji Batan Gatep, Punya Peruntukan Berbeda-beda
Berita Terkait
-
Pilih Rugi daripada Sakit Hati! Ria Ricis Batal Naik Helikopter di Bali Gara-Gara Pelayanan Judes
-
Arus Mudik Membludak, Antrean ke Pelabuhan Gilimanuk Capai 40 Km
-
Dari Jembrana ke Amsterdam: Perjuangan Petani Kakao Raih Pengakuan Internasional!
-
Tim SAR Temukan Mayat Pria Asal Bali yang Jadi Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya
-
Kapal yang Ditumpangi Tim KPK Saat Bertugas Terbalik di Tengah Laut Kawasan Jembrana
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG