SuaraBali.id - Dokter Tirta Mandira Hudhi atau dokter Tirta sebut Jerinx SID dipantau polisi setelah maki-maki Adam Deni soal data endorsement Covid-19. Sehingga dugaannya ini yang menyebabkan Jerinx berhenti kritik COVID-19.
Terlebih saat ini Adam Deni tengah konsultasi dengan pengacaranya untuk melaporkan Jerinx ke polisi.
"Sekilas info Jerinx memilih mengundurkan diri dari pembahasan covid19 dan fokus pada keluarga," cuit Dokter Tirta di Twitter, Minggu (4/7/2021).
"Hal ini terjadi setelah akun (@)adngrk memutuskan berkonsultasi mengenai ancaman yang diterimanya dari Jrx dan tuduhan endorsement covid," ungkapnya.
"Fyi (sebagai informasi), kasus ini sudah dalam pantauan pihak berwajib," tuturnya.
"Saya mendoakan yang terbaik buat Jerinx dan keluarga. Sudah saatnya beliau memikirkan keluarga dahulu. Untuk permasalahan dengan saudara (@)adngrk semoga ada titik temu mediasi," sambungnya.
Unggahan Dokter Tirta itu langsung dibanjiri komentar warganet. Mereka menduga Jerinx SID takut dipolisikan kedua kalinya hingga memilih manarik diri dari pembahasan Covid-19.
"Pas bang @adngrk posting bareng lawyer langsung ciut keknya tuh dok hehe," komentar akun @fsiksan_.
"Wkwkwk takut dibui dua kali," sambung akun @titoardian.
Baca Juga: Resmi! Jerinx SID Berhenti Kritik COVID-19: Resistensi
"Jiah takut diciduk. Katanya mafia dilawan," timpal akun @sungguhhh.
Jerinx SID Berhenti Kritik COVID-19
Jerinx SID berhenti kritik COVID-19. Alasannya ingin membahagiakan sang istri, Nora Alexandra. Hal itu disampaikan penabuh drum Superman Is Dead ini di Instagram pribadi miliknya @jrxsid pada Minggu (4/7/2021).
Selain itu alasan Jerinx SID berhenti kritik COVID-19 karena resistensi.
"RESISTENSI & PROGRAM BABY Nampaknya tiba saatnya untuk sejenak menarik diri ini ke belakang layar – saya punya hak untuk bahagia, juga kewajiban untuk bahagiakan istri," tulis Jerinx SID.
Jerinx SID dan Nora Alexandra rupanya menjalani program kehamilam. Ia akan fokus kepada masa depannya bersama sang istri untuk mendapatkan anak.
Berita Terkait
-
Berapa Heart Rate Normal Saat Lari? Ini Penjelasan Dokter Tirta
-
Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead
-
Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?
-
Dokter Tirta Bagikan Tips agar Tetap Aman di Tengah Paparan Abu Vulkanik
-
5 Koleksi Jam Tangan Dokter Tirta Harga Jutaan, Ngaku Ada yang Beli Second
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari
-
Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali
-
Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun
-
Longsor Terjang Eco Park Pelaga Bali, Dua Orang Dilaporkan Tertimbun
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah