Pasar Senen, Jakarta – Sidareja, Cilacap – Banyuwangi, Ketapang
Jalur Yogyakarta
Untuk harga yang lebih murah namun rute yang cukup panjang, perjalanan menggunakan kereta dapat ditempuh melalui (Biaya Rp234.000,00 – Rp330.000,00)
Pasar Senen – Lempuyengan – Banyuwangi Baru – Banyuwangi Ketapang – Berjalan sekitar lima menit atau 400m – Pelabuhan Ketapang
Pelabuhan Ferry Ketapang
Perjalanan melalui jalur laut ini ditempuh selama kurang lebih 45 menit dari pelabuhan Ketapang Banyuwangi – Gilimanuk, Bali atau sebaliknya. Harga tiket penyebrangan disesuaikan dengan kendaraan yang kita gunakan.
Memesan tiket penyebrangan dari pelabuhan Ketapang sebelum hari keberangkatan, dengan mengisi data diri serta kendaraan yang akan dibawa secara mandiri, online. penyebrangan Ketapang Banyuwangi – pelabuhan Gilimanuk, Bali dengan tarif berbeda tergantung non transportasi atau dengan membawa kendaraan, dimana tiket penyebrangan dapat dipesan secara daring. Untuk penumpang pejalan kaki biaya perorang kapal Ferry hanya Rp8.500
Setibanya di gilimanuk kamu bisa menggunakan bus menuju Denpasar, kemudian melanjutkan perjalanan dengan sepeda motor, mobil ataupun kendaraan umum lainnya.
Jika kamu menggunakan bus, biasa yang digunakan antara lain bus Trans Sarbagita jurusan Nusa Dua- Batu Bulan, atau ke tempat tujuan lain yang telah kamu rencanakan.
Baca Juga: Buang Limbah Sembarangan, Warga Denpasar Didenda Rp750 Ribu
Pesawat
Ke Bali melalui jalur udara atau ditempuh dengan pesawat, memakan waktu kurang lebih satu jam 50 menit dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke bandar udara Ngurah Rai dengan harga tiket sekitar Rp600.000,00 sesuai dengan maskapai yang digunakan dan tanggal keberangkatan.
Naik sepeda
Ke Bali naik sepeda bisa lewat jalan pantura Jawa. Waktu tempuh sekira 1 pekan. Cukup siapkan tenaga dan biaya akan banyak terkuras di biaya makan dan penginapan.
Kontributor : Kiki Oktaliani
Berita Terkait
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
-
Olivia Padang dan Perjalanan Mengubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai
-
Menikmati Nusa Penida Lebih Santai, Menginap di Vila dengan Pemandangan Laut dan Gunung Agung
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Ajak Masyarakat Stop Beri Stigma Negatif
-
Menuju 131 Tahun, BRI Teguhkan Peran Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat