SuaraBali.id - Ayah muda gantung diri karena susah tidur. Ayah muda itu berinisial AS, pria 23 tahun asal Golong, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat.
AS ditemukan tewas tergantung pada seutas kain di depan kamarnya, sekitar pukul 16.00 WITA, Jumat (28/5/2021).
Bapak satu anak ini mengalami depresi dan susah tidur, hingga pernah berobat ke rumah sakit jiwa.
"Itu ditandai dengan kartu kuning yang ditunjukkan pihak keluarga," kata Kanit Reskrim Polsek Narmada Polresta Mataram, Ipda Ahmad Taufik di Mataram.
Istri dan pihak keluarga korban menolak untuk dilakukannya otopsi.
"Keluarga sudah mengikhlaskan," kata Taufik.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya sudah melakukan olah TKP bersama tim medis dari Puskesmas yang melakukan visum jenazah langsung di lokasi kejadian. Hasil visum jenazah menguatkan korban meninggal akibat gantung diri.
Tidak ada ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada kekerasan fisik. Ciri-cirinya lidahnya kegigit, air liurnya keluar terus.
"Jadi dokter menyimpulkan korban memang meninggal karena gantung diri," ujar Kanit Reskrim.
Baca Juga: Stres Idap Tumor, Lansia di Mataram Tewas Gantung Diri
Tag
Berita Terkait
-
Heli dan Kapal Perang Dikerahkan untuk Evakuasi Penumpang KMP Putri Yasmin yang Terbakar
-
KPK Geledah Kantor Bupati Lombok Barat hingga PUPR, Sita Dokumen dan Alphard
-
KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Lombok Barat, Buntut OTT Lalu Ahmad Zaini
-
KPK Obok-obok Honda HR-V Milik Istri Bupati Lombok Barat, Apa yang Dicari?
-
KPK Sita Mobil Alphard Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
13 Ribu Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan di Bandara Bali
-
Pecah Kepadatan Jawa-Bali, ASDP Kerahkan Kapal Jumbo Jatra I dan Portlink 0
-
42 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali Batal
-
Gubernur Koster Tegas: Jangan Biarkan AI Hapus Kecerdasan Budaya Bali
-
Tiba di Lombok, Putri Mahkota Swedia Langsung Disuguhi Minuman Racikan 11 Rempah