SuaraBali.id - Pasukan Setan Indonesia atau Pasukan Setan TNI AD lagi banyak dibicarakan karena ditugaskan serbu Organisasi Papua Merdeka atau OPM. Sejarah Pasukan Setan Indonesia dan asal usul Pasukan Setan pun menarik dibicarakan.
Kemampuan Pasukan Setan dalam menjalankan operasi nggak main-main. Pasukan setan berasal dari Batalyon Infanteri 315/Garuda, Bogor.
Pasukan Setan dikenal sebagai pasukan legendaris yang punya pengalaman penuh tempur di medan pegunungan berat.
Pasukan Setan ini pernah terjun dalam operasi Timor Timur, pembasmian Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) dan DI/TII dan sampai operasi penumpasan gerakan G30S.
Batalyon Infanteri 315/Garuda ini dibentuk 20 Agustus 1949 dengan nama awal Batalyon Y dan bermarkas di daerah Cirebon, Ciamis sampai Kuningan.
Pada awal berdiri prajurit batalyon ini dipimpin 3 komandan yaitu Kapten Makhmud di Cirebon, Letda M, Suyogo dari Indramayu dan Lettu Sumaryo dari Banten.
Dikutip dari buku Siliwangi dari Masa ke Masa terbitan Kodam VI Siliwangi, Batalyon Y kemudian berganti nama menjadi Batalyon 1515 Siliwangi pada Mei tahun yang sama. Kemudian berganti nama lagi jadi Batalyon 315/Siliwangi.
Kemudian setelah mengalami peremajaan dan reformasi, masuk organik dalam Brigade Infanteri 12/Guntur dan Brigade Infanteri 15/Tirtayasa pada 29 Januari 1963, batalyon ini resmi bernama Batalyon 315/Garuda pada 13 Agustus 1970.
Pasukan Setan sudah menjalani beberapa operasi militer penting lho. Mulai dari awal kemerdekaan sampai masa revolusi, batalyon ini terjun dalam menumpas beberapa pemberontakan.
Baca Juga: Pasukan Setan Siap Tumpas Habis Teroris OPM
Misi yang pernah dijalani yaitu:
- Penghancuran gerombolan Angkatan Perang Ratu Adil di Ciater, Lembang pada 1950
- Penumpasan gerombolan DI/TII Kartosuwiryo di Malangbong, Garut, Cipanas, Cianjur, Sukabumi, Priangan Timur, Cianjur Utara, Pager Betis di Limbangan sampai Operasi Bhrata Yudha di Pager Agung
- Penumpasan gerombolan Republik Maluku Selatan di Ambon, Seram Barat
- Penumpasan gerombolan PRRI di Tapanuli pada 20 November 1959 sampai 20 Mei 1960
- Operasi Tabah II di Subang, sejak 20 April 1964 sampai 5 Oktober 1964
- Operasi Dwikora di Riau Daratan pada 25 Maret 1965 sampai 31 Januari 1966
- Penghancuran G30S di Jakarta pada 31 Januari 1966
Pengawalan 2.500 tahanan politik PKI dari Jakarta ke Pulau BUru pada 1969. - Lima kali terjun dalam operasi di Timor-Timur
Tag
Berita Terkait
-
Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar
-
Kontak Tembak di Nabire, TNI-Polri Kuasai Markas Aibon Kogoya dan Sita 561 Butir Amunisi!
-
Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI
-
150 Batalyon Infanteri Teritorial Dibentuk Mulai 2025, Tujuannya untuk Apa?
-
OPM Serang TNI di Papua Barat: Praka Amin Gugur, Senjata Dirampas, Kodam Sumpah Kejar Pelaku
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida