Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 21 Mei 2021 | 06:45 WIB
Gus Dur (Tangkapan layar/ islami.co)

Pada kesempatan yang sama, Gus Dur mengingatkan umat Islam di Indonesia jangan sampai terkecoh dengan gerakan pembelaan yang dilakukan Hamas di Palestina.

Mereka kerap kali membuat propaganda seakan-akan hanya Israel yang bersalah.

Emak-emak, salah satu pengunjuk rasa dalam aksi solidaritas untuk Palestina di Kedubes AS. (Suara.com/Yaumal)

Padahal, ada peran mereka di balik semua kekacauan yang terjadi.

“Nah, yang susah kan sebenarnya Hamas itu sukanya berbohong. Seakan-akan Israel saja yang salah, dia tidak. Padahal faktanya tidak demikian, dia juga salah. Kalau kita mau obyektif, kita harus (lihat konfliknya) dari awal lah,” terangnya.

Baca Juga: Rekomendasi FUISP untuk Negara Islam: Kirim Pasukan ke Palestina

Sayangnya, Gus Dur tak mem-breakdown akar konlik antara Israel dan Palestina. Dia hanya bicara singkat, padat, dan apa adanya.

Selain itu, dia juga menilai, pertempuran tersebut baru bisa berhenti melalui perundingan dua negara.

“Kita prihatin terhadap pertempuran-pertempuran yang terjadi di sana. Sebaiknya masalah ini diselesaikan dengan perundingan, bukan dengan pertempuran. Saya kira begitu saja, harus obyektif,” kata dia.

Load More