SuaraBali.id - Anak bunuh bapak di Sanggalangit Bali. Anak bunuh bapak pakai sabit dan linggis hingga tewas mengenaskan.
Kini polisi masih menggali keterangan dari beberapa orang saksi di lingkungan keluarga korban maupun pelaku.
Polisi kembali memeriksa pelaku pembunuhan Wayan Purna (72), yakni anak korban bernama Gede Darmika untuk didengarkan keterangannya dalam melengkapi berkas.
Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya mengatakan Darmika saat ini diperiksa polisi untuk melengkapi Berita Acara Pemeriksaan.
Sejauh ini, polisi sudah memeriksa 3 orang saksi, dalam kasus pembunuhan yang dilakukan Darmika terhadap ayahnya sendiri di Desa Sanggalangit, Buleleng.
“Ketiga orang saksi itu dari keluarga korban. Namun tidak terlepas juga nanti, akan ada pemeriksaan saksi lain yang mengetahui kejadian itu maupun yang mendengar langsung, untuk dimintai keterangan,” papar Sumarjaya, Rabu (19/5/2021).
Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka Darmika disangkakan dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.
“Tidak menutup kemungkinan akan berkembang ke Pasal KUHP yang lain terkait kasus yang menjerat tersangka Darmika, kita masih tunggu hasilnya,” ujar Sumarjaya.
Mengingat hasil penyelidikan dan penyidikan sementara oleh Unit Reskrim Polsek Gerokgak, pelaku Darmika sebelum melakukan aksi pembunuhan sempat menyiapkan peralatan seperti sabit dan linggis untuk menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri secara tragis.
Baca Juga: Polisi, Tentara dan Dukcapil Razia KTP di Pelabuhan Benoa Bali
Iptu Sumarjaya pun memastikan, jika pelaku dalam kondisi sehat. Artinya, tidak ada gejala gangguan mental dan tidak ada gangguan kejiwaan.
Saat ini, tersangka Darmika masih dilakukan penahanan sembari menjalani proses pemeriksaan polisi.
Berita Terkait
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
-
Olivia Padang dan Perjalanan Mengubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai
-
Menikmati Nusa Penida Lebih Santai, Menginap di Vila dengan Pemandangan Laut dan Gunung Agung
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Ajak Masyarakat Stop Beri Stigma Negatif
-
Menuju 131 Tahun, BRI Teguhkan Peran Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat
-
El Nino Menggila hingga 2027, Daerah Mana saja di NTB Bakal Segera Disiram Hujan?