SuaraBali.id - Kodam IX/Udayana melaksanakan vaksinasi COVID-19 dengan menyasar 650 pelaku pariwisata menggunakan vaksin jenis Sinovac di Pusat Perbelanjaan Krisna Oleh-Oleh, Kabupaten Badung, Bali.
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya membantu percepatan program pemerintah tentang vaksinasi COVID-19.
"Sekarang Vaksin Sinovac karena suntikan pertama pakai Vaksin Sinovac begitu juga yang kedua ini. Kami fokuskan kepada pelayan publik, termasuk pelaku pariwisata di Bali," kata Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) IX/Udayana Kolonel Ckm dr. I Made Mardika dalam siaran persnya di Badung, Bali, Senin malam.
Ia mengharapkan Bali cepat tervaksinasi sehingga tercapainya kekebalan kelompok.
"Di samping membantu percepat vaksinasi dan bisa tercapai 70 persen (target vaksinasi), 80 persen akan tercapai kekebalan kelompok atau herd imunnity dan bisa (beraktivitas, red.) tanpa masker seperti di negara lain," katanya.
Dia mengatakan tentara, PNS, atau para purnawirawan juga sudah melakukan vaksinasi.
Namun, kata dia, beberapa di antaranya masih dalam proses untuk menyelesaikan vaksinasinya. Percepatan program vaksinasi ini dilakukan di seluruh wilayah Kodam IX/Udayana, yaitu Bali, NTB, dan NTT.
Selain itu, Kesdam IX/Udayana khususnya di Bali juga menyediakan fasilitas kesehatan, di antaranya di Rumkit Tk. II Udayana, FKTP Sudirman Denpasar, FKTP Praja Raksaka Kepaon, FKTP Rindam IX/Udayana Tabanan, RST Singaraja, dan FKTP Wira Satya Singaraja.
Dari proses vaksinasi bagi pelaku pariwisata ini tidak ada yang mengalami efek samping atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) serta keluhan-keluhan skala berat.
Sebelumnya, dia menjelaskan bahwa target jumlah penduduk Bali yang akan divaksin sekitar tiga juta orang atau sekitar 70 persen dari jumlah warga Bali atau sekitar 4,3 juta orang.
Kakesdam IX/Udayana Kolonel Ckm dr. I Made Mardika berharap pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dapat segera tuntas pada Mei 2021. (Antara)
Berita Terkait
-
Libas Persita 1-0, Bali United Naik ke Peringkat 7 Klasemen BRI Super League
-
Kocak! Momen Ibu-ibu Core, Tak Kenal Rizky Ridho dan Suruh Jadi Tukang Foto
-
Bali Disiapkan Jadi Hub Kripto Global, Platform Mulai Bergerak Ekspansi
-
Sedang On fire, Bali United Percaya Diri Hadapi Persita Tangerang
-
Antara Aturan Adat Bali dan Suara Kenanga yang Menulis Takdirnya Sendiri
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel