SuaraBali.id - Pemrintah Provinsin Bali tetap gunakan vaksin AstraZeneca meski Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengumumkan telah menghentikan distribusi dan penggunaan vaksin jenis AstraZeneca bacth (kumpulan produksi) CTMAV547.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali tak menghentikan penggunaan vaksin AstraZeneca.
"Vaksin AstraZeneca yang pernah diterima Provinsi Bali memiliki nomor batch CTMAV514, CTMAV516, CTMAV539 dan CTMAV544. Berarti dipastikan semua vaksin AstraZeneca untuk Bali tidak termasuk yang ditarik," ungkapnya.
Menurutnya vaksinasi di Provinsi Bali tetap berjalan seperti biasa dan vaksin AstraZeneca akan tetap digunakan.
Dalam wawancara belum lama ini, dia menerangkan AstraZeneca akan digunakan di tiga kawasan yang dirancang menjadi kawasan zona hijau. Yakni Ubud, Sanur dan Nusa Dua.
Vaksinasi dinilainya tetap penting. Dari hasil penelitian, dia menyebut penerima vaksin yang terpapar Covid-19 relatif aman karena gejalanya lebih ringan tiga kali lipat dibanding pasien Covid-19 yang belum divaksin.
"Maka dari itu, vaksinasi diperlukan, buktinya pasien yang terpapar virus korona varian Inggris saja bisa sembuh karena sudah dua kali vaksin," ungkapnya.
Dengan perkembangan kondisi ini, dia semakin gencar melakukan vaksinasi. Pihaknya menggenjot vaksinasi di tingkat kabupaten/kota karena distribusi vaksin dari pemerintah pusat langsung kepada Dinas Kesehatan kabupaten/ kota.
Baca Juga: Vaksin AstraZeneca 97 Persen Efektif Lawan Varian Virus Corona India
Berita Terkait
-
500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
-
Komisi XIII DPR Kecam Keroyok Massa di Bali: Desak Penegakan Hukum & Pendampingan Trauma Anak Korban
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian
-
Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka