SuaraBali.id - Tumpukan sampah plastik seringkali membuat resah. Namun, di tangan seorang pria Buleleng, bernama Agus Janardana sampah plastik disulap jadi karya seni kreatif bernilai tinggi.
Berawal dari bakat di desain grafis, Agus Janardana terpanggil untuk membuat karya seni yang berbeda daripada lainnya. Dia memilih untuk memanfaatkan sampah plastik yang notabene susah terurai.
Pada 2018 lalu, Agus Janardana mulai mengkombinasikan ilmu desain grafisnya dengan sampah plastik yang dikenal dengan “Wajah Plastik”.
Karya seni kreatif itu memanfaatkan sampah kemasan plastik. Awalnya, beberapa kemasan snack di potong-potong kecil dengan bentuk tertentu, kemudian ditempelkan ke desain wajah yang sudah dibuat.
Berawal dari situ, sosok Agus Janardana dan karyanya dikenal. Karena banyak yang tahu bahwa ia memiliki kemampuan bagus di desain grafis, salah satu komunitas peduli lingkungan, yaitu Komunitas Sahabat Bumi Bali mengajak Agus Janardana ikut andil dalam mensosialisasikan pengelolaan sampah plastik di masyarakat.
“Dari situ saya punya ide. Warna warni sampah kemasan saya coba padukan dengan desain grafis. Saya terus mencoba membuat karya kreatif itu dari Agustus tahun 2018, hingga di Tahun 2019 saya memberanikan diri memperkenalkan Wajah Plastik ke publik,”ujarnya seperti dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com), Jumat (30/4/2021).
Agus Janardana lalu mendaftarkan hak cipta karya seni kreatif wajah plastiknya ke Kementerian Hukum dan HAM pada Januari 2019. Dengan keunikan karyanya, pada saat itu juga wajah plastik viral di masyarakat luas.
Hampir setiap hari Agus Janardana bersama Komunitas Sahabat Bumi Bali disibukan dengan kegiatan edukasi pemanfaatan sampah plastik menjadi karya kreatif yang memiliki nilai ekonomis yang terbilang cukup menggiurkan.
“Saya berkeliling desa, sekolah, perguruan tinggi hingga ke dinas-dinas memberikan edukasi pemanfaatan wajah plastik,” ujarnya.
Baca Juga: Simak, Ini Tips Mengelola Limbah Plastik di Rumah
Siapa sangka dari sampah plastik kemasan yang tidak memilik nilai ekonomis itu, bisa disulap menjadi sebuah karya yang menghasilkan rupiah.
Guru TIK di salah satu SMA tersebut mencoba mengembangkan lagi karyanya pada media topeng yang biasanya kita tahu berwarna kayu asli atau pun menyerupai warna kulit wajah. Inovasinya kini ia namai Made Oplas atau Manusia dengan Operasi Plastik.
“Dengan topeng unik ini saya mencoba memberikan edukasi secara daring. Dimana saya sendiri yang menjadi karakter made oplas itu. Ya agar biar penonton konten saya terhibur ketika menyimak eduksi pengelolaan sampah menjadi karya kreatif,” ujarnya.
Meski dilanda pandemi, dia juga tidak pernah berhenti untuk tetap berkarya. Berbagai jenis karya unik pun ia pajang di rumahnya sendiri di Banjar Dinas Ancak, Desa Bungkulan Kecamatan Sawan. .
Memang pemuda satu tidak bisa diam, ada saja yang dibuat. Ia menamai rumahnya “House of Creativity”, tentu segala jenis karya kreatif ciptaanya ada di sana.
"Ada banyak karya kreatif, salah satunya ada meja dan kursi dari bahan ban bekas, dari bahan gulungan kabel dan ada yang menggunakan kayu bekas tebangan pohon besar,” terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian
-
Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M