SuaraBali.id - Ustadz Tengku Zul semprot ulama NU atau Nahdlatul Ulama. Tengku Zul kritik ulama NU diam terjadi tarawih kilat di banyak daerah di Jawa.
Dalam video yang diunggah akun Twitter @RD_4WR1212, nampak Ustadz Tengku Zul menyinggung hal itu dalam sebuah ceramahnya.
"Di Jawa, 23 rakaat 10 menit. Masuk video juga, iya nggak? 23 rakaat salat taraweh, 10 menit di Jawa," katanya.
"Gimana caranya? Saya lihat itu, berulang-ulang saya lihat 'Alllahuakbar (lalu berkomat-kamit cepat menirukan) dhollin..," kata dia.
Ustadz Tengku Zul lantas menyoroti bahwa ulama-ulama di Jawa, termasuk NU tidak bersuara soal praktik yang sudah berjalan bertahun-tahun itu.
"Dan yang paling menyedihkan, ulama-ulama di situ, puluhan tahun, diam aja. Ulama-ulama NU di sekitar situ diaaaam aja. Nggak ada yang memprotesnya, nggak ada yang mengajarinya. Begituu aja udah bertahun-tahun," ujar Tengku Zul.
"Jangan terjadi di negeri kita ini, di Sumatera ini," tambahnya.
"Itulah baru saya tahu bedanya orang Jawa dengan orang Sumatera. Kalau orang Jawa tuh nasehati orang tuh, takut tersinggung. Jadi, muter sana, muter sini dulu," katanya.
Ustadz Tengku Zul lalu menirukan perbedaan dialog antara Kiai di Jawa san ulama di Sumatera jika ada orang yang melaporkan soal salat taraweh kilat.
Baca Juga: Pendiri NU dan Gus Dur Hilang di Buku Sejarah, Tapi Amien Rais, Baasyir Ada
"Pak Kiai? 'Opo?' 'Nong masjid ngono sholat taraweh rong pulu tellu rakaat iku, 10 menit selesai.' 'ya syukur, wes glang sholat'," katanya menirukan orang Jawa.
"Begitu Jawa, kalau kita 'Ah? Apa kau bilang? 23 rakaat 10 menit? Gila kurasa itu.' Nah, itu orang Medab, iya nggak? 'Macam mana salat blebleble (menirukan bacaan cepat).' Ah, itu orang Medan. Kita orang Sumatera memang begitu. Kita nih, buka kulit nampak isi, betul nggak?" kata Ustadz Tengku Zul lagi.
Berita Terkait
-
Gus Yahya Persilakan KPK Periksa Semua Kader NU yang Terseret Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut
-
Giliran PBNU Tegaskan Pelapor Pandji Pragiwaksono Bukan Organ Resmi: Siapa Mereka?
-
Gus Yahya Lepas Ribuan Peserta Napak Tilas, Ajak Telusuri Kembali Akar Spiritual NU
-
Politik Emansipatoris di Pesantren, Belajar dari KH Imam Jazuli
-
Gus Yahya Tolak Keputusan Lirboyo, Minta Konflik NU Diselesaikan lewat Muktamar
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
5 Fakta Terbaru Penanganan Kejahatan Turis Asing di Pulau Dewata
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 110 Kurikulum Merdeka: Hati-Hati Tukang Tipu!
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 98 Kurikulum Merdeka: Membuat Sorbet Buah
-
Kunci Jawaban Informatika Kelas X Halaman 22 Kurikulum Merdeka : Data, Informasi dan Validasi
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain