SuaraBali.id - I Gusti Ngurah Gede Angga Panji Kenanta, siswa SD Bali menang olimpiade Matematika saat pandemi COVID-19. Hal itu membuat Gubernur Bali Wayan Koster bangga.
I Gusti Ngurah Gede Angga Panji Kenanta (12) adalah siswa SD Cipta Dharma Denpasar.
Angga berhasil meraih Juara Perunggu pada International Mathematics and Science Olympiade (IMSO) ke-17 yang pada tahun ini dilakukan secara daring karena pandemi Covid-19.
Gubernur Koster pada kesempatan ini mengatakan bahwa prestasi yang berhasil diraih oleh Angga merupakan salah satu aspek positif dari bonus demografi.
Ia pun berharap semakin banyak siswa-siswi asal Bali yang berhasil menorehkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Pertama, selamat atas prestasi yang sudah berhasil diraih. Ini merupakan salah satu aspek positif dari bonus demografi, banyak usia produktif yang berhasil meraih prestasi. Tentu saya berharap semakin banyak pelajar asal Bali yang sukses menorehkan prestasi baik tingkat nasional maupun internasional," ujar Gubernur asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini saat menerima I Gusti Ngurah Gede Angga Panji Kenanta didampingi Kepala Sekolah SD Cipta Dharma Denpasar Ni Luh Rinun serta sang ibu, Putu Yuni Riswanty pada Senin (12/4)di Jaya Sabha, Denpasar.
Ditambahkan Gubernur Koster yang pada kesempatan ini didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Kadis Dikpora) Provinsi Bali Dr. KN. Boy Jayawibawa menambahkan, meski situasi saat ini tengah pandemi Covid-19 dan mengharuskan pembelajaran secara daring, namun tidak menyurutkan semangat para pelajar untuk meraih prestasi.
"Meski saat ini pandemi dan sekolah secara daring, tapi jangan sampai semangat untuk meraih prestasi menjadi kendur," imbuhnya.
Sementara I Gusti Ngurah Gede Angga Panji Kenanta usai bertemu Gubernur Koster mengucapkan terima kasih atas perhatian dan apresiasi yang diberikan oleh Gubernur Bali Wayan Koster.
Baca Juga: Cuitan Bali United soal Hiperbola Diposting Valentino Jebreeet, Ada Apa?
Ia juga mengaku bersyukur atas capaian yang telah berhasil diraih untuk mengharumkan nama Indonesia dan Bali.
"Tidak menyangka bisa diundang Pak Gubernur Bali. Saya senang dan bersyukur. Ke depan, saya akan terus belajar dan tetap mengikuti kompetisi atau lomba untuk menambah pengalaman dan wawasan saya," tuturnya.
Dalam olimpiade yang diikuti 16 negara tersebut, Indonesia berhasil meraih 2 medali emas, 8 perak, dan 23 perunggu.
Berita Terkait
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mutasi Terbesar Polri: 17 Polwan Dipromosikan Jadi Kapolres
-
Belanja Daerah Bali Masih di Bawah 30 Persen, DJPb: Tolong Belanja Dipercepat
-
Potensi Perdagangan Karbon di Bali Rp1,7 Triliun
-
Kekeringan Ekstrem Landa Lombok Barat, 4.245 KK Krisis Air
-
Kasus Rudapaksa di Gili Trawangan: Kejaksaan Tahan WN Korea Selatan