SuaraBali.id - Sukses di bisnis ayam geprek, kini Ruben Onsu lirik bisnis kesehatan di balik maraknya tes swab COVID-19. Nah, Ruben Onsu bekerjasama dengan Smartco Lab mengenalkan klinik tes SWAB COVID-19 yang bergaya ala milenial.
Iden ini berawal dari pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir. Kemudian, ingin membuat kebiasaan swab tak terasa terbebani dengan nuansa yang lebih fresh dan harga terjangkau.
"Karena sekarang swab jadi kebiasaan ya, dan jadi keharusan jadi kita buka lab yang bikin orang-orang tuh nggak takut kalau mau swab," kata Ruben Onsu di Smartco Laboratory and Research kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Kamis (8/4/2021).
Lab yang didominasi warna merah dan putih itu di desain sedemikian rupa dengan bangku-bangku kecil di sudut taman.
Kemudian dengan dekorasi gaya yang tampak eye catching.
"Tempat ini emang lebih milenial dan biar nggak ngerasa kayak rumah sakit, ini supaya menjadi kebiasan baru yang nggak menakutkan," kata Ruben.
"Jadi untuk sekarang ini kesehatan bukan buat sekarang tapi selamanya," lanjutnya.
Menurut Ruben, kasus Covid-19 di Indonesia masih mengkhawatirkan dan vaksinasi belum diaplikasikan ke seluruh masyarakat.
Oleh karena itu, layanan swab ini bisa membantu membendung penularan virus corona.
Baca Juga: Inovasi Jadi Langkah Perusahaan Pelumas untuk Bertahan Saat Pandemi
"Kita berusaha buat ini (lab) semakin luas lagi, sehingga untuk SWAB Antigen nggak repot dan takut, karena kan suka ada yang takut ke rumah sakit. Padahal saat ini tuh Antigen udah paling minimal buat tau apa kita bebas atau nggak, vaksin kan belum semua, baru 800 ribu (orang yang divaksin)," jelasnya.
Setelah berjalan beberapa bulan, hari ini mereka meresmikan klinik mereka di kawasan Kebayoran Baru.
Harapannya, semakin banyak masyarakat yang sadar untuk tracing mandiri.
"Kita sudah mulai beroperasi dan bertepatan dengan open house ini kami juga ada smarthub dan smart community, agar mereka sadar untuk tracing mandiri. Jadi yang menjaga kita adalah diri kita sendiri, maka itu harganya kita buat affordable, mulai dari 125 ribu untuk Antigen hingga Rp 600ribu untuk SWAB PCR," timpal Riri, perwakilan dari Smartco Lab menandaskan.
Berita Terkait
-
Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?
-
Tak Terlihat tapi Tajir: Siapa Sebenarnya Para Ghost Rich Indonesia?
-
Buktikan Proses Tak Pernah Mengkhianati: Kisah Inspiratif Jonathan Bangun Karier dari Usaha Kecil
-
Ariana Grande Idap Salah Satu Virus Mematikan, Mendadak Batal Hadiri Acara
-
Stop Gesekan di Kantor! 5 Langkah Empati untuk Menyatukan Ritme Kerja Antara Milenial dan Gen Z
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain
-
Tradisi Unik Jelang Ramadan di Tengah Umat Hindu Bali
-
Ingin Tetap Langsing Saat Puasa? Ini Tips Diet di Bulan Ramadan
-
Kepala Kantor BPN Bali Lawan Penetapan Tersangka Lewat Praperadilan
-
Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Ribuan Gempa Tercatat