SuaraBali.id - Pihak Habib Rizieq memperingatkan hakim adil dalam memberikan keputusan memberikan sidang lanjutan kasus pelanggaran protokol kesehatan. Bahkan pengacara Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar menyatakan kaki hakim separuh di surga dan neraka. Sehingga jika tidak adil memberikan keputusan, hakim akan terjerumus ke neraka.
Peringatakan itu diberikan sebelum sidang. Meski kekinian hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menolak keberatan Habib Rizieq, Selasa (6/4/2021). Sidang Habib Rizieq pun dinyatakan layak dilanjutkan. Ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa membacakan keputusan penolakan tersebut melalui putusan sela di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
"Justru yang harus waspada itu adalah majelis hakim yang terhormat. Karena, kaki hakim separuh di surga dan separuh di neraka," ucap Aziz.
Aziz juga sempat ditanyai oleh awak media perihal kehadiran tim kuasa hukum akan hadir langsung di lokasi sidang.
Aziz menjawab hal tersebut dengan mentatakan bahwa dirinya belum bisa memastikan.
Terlebih, jika pihaknya tidak diizinkan masuk ke persidangan atau tidak.
Aziz kemudian mengatakan bahwa kalau sampai tak dibolehkan, lebih baik tak usah sidang.
"Kalau gak boleh (hadir) ya enggak usah sidang," pungkasnya.
Lanjut terus
Baca Juga: Nama Rizieq Disebut Terduga Teroris, Kuasa Hukum: Ini Risiko akan Difitnah
"Sebenarnya kita sudah duga dan nggak masalah kita akan lanjut terus," kata Aziz.
Aziz menegaskan tim pengacara Habib Rizieq akan berjuang terus.
"Kita di sini berusaha, berjuang, kita nggak peduli dengan hasilnya karena kemenangan adalah ketika kita tetap berada pada kebenaran itu sendiri," kata dia.
Berita Terkait
-
Pengamat: Masyarakat Main Hakim Sendiri karena Tak Lagi Percaya Hukum
-
Jika Negara Gagal Pulihkan Kepercayaan Publik, Vigilantisme Diprediksi Kian Meluas
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Amnesty International: Kejahatan Harus Dilawan dengan Hukum, Bukan Penghakiman Massa
-
Sosiolog UGM: Aksi Main Hakim Sendiri Cermin Brutalitas Elite dan Krisis Hukum
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih