SuaraBali.id - Musisi Sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Dhani menilai jihad dapat 7 bidadari surga hanya karangan mafia teroris. Hal itu mengomentari bom bunuh diri bom gereja Makassar dan penyerangan Mabes Polri, Zakiah Aini.
Ahmad Dhani mengatakan para teroris dicuci otak pelaku teror.
“Jadi, saya mohon jangan berhalusinasi soal ada yang mau melakukan bom bunuh diri untuk mendapatkan bidadari. Ini cuma karangan para mafia teroris saja,” kata Ahmad Dhani dalam keterangan persnya, Kamis (1/4/2021).
Ahmad Dhani juga berpesan kepada para pendengung atau buzzer yang banyak membuat narasi aksi terorisme berbalut agama.
Kepada para buzzer, ia mengingatkan fatwa haram Majelis Ulama Indonesia (MUI) kepada buzzer.
“Stop nge-buzz bahwa ada ulama yang mengajarkan bom bunuh diri untuk mendapatkan bidadari di surga. Sekali lagi, tidak ada ulama NU-Muhammadiyah-FPI-HTI dan lain-lain seperti itu. Saya kenal dekat semua,” kata Ahmad Dhani.
Surat wasial 2 terduga teroris
Banyak Persamaan Surat Wasiat Teroris Zakiah Aini dan Teroris Bom Gereja Makassar, Lukman Alfariz.
Banyak persamaan surat wasiat Zakiah Aini, terduga teroris perempuan berjilbab biru tewas ditembak mati di Mabes Polri dengan surat wasiat bomber Gereja Makassar Lukman Alfariz. Lebih mengejutkan, kalimat pembukanya pun sama.
Baca Juga: Orang Tua Sempat Mau Lapor Polisi Sebelum Zakiah Aini Serang Mabes Polri
Zakiah Aini serang polisi dengan alasan jihad, Rabu (31/3/2021) kemarin. Zakiah Aini meninggalkan surat wasiat.
Surat wasiat Zakiah Aini dan Lukman Alfariz sama-sama berisikan beberapa poin. Mereka sama-sama meminta keluarganya agar taat beribadah kepada Allah.
Lebih mengejutkan lagi, Zakiah Aini dan Lukman Alfariz meminta keluarganya tidak menabung di bank atua juga menggunakan kartu kredit.
Berikut isi surat wasiat Zakiah Aini:
Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Wasiat kepada orang yang saya cintai karena Allah
Tag
Berita Terkait
-
Mendagri Cap Penabrak Parade Gay Berlin Pelaku Teror, Abdul Ballout Pernah Mau Gabung dengan ISIS
-
Teror di Berlin! Tabrakan Massal di Acara Pride, Kelompok Islam Dituding Jadi Pelaku
-
Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos
-
Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong
-
Tudingan Sesat Imigrasi AS, Sebut Wasit Omar Artan Terlibat Organisasi Teroris
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Kunjungan ke NTT, Momen Jokowi Dianugerahi Raja Timor dalam Karnaval Budaya
-
Jokowi Hadiri CFD Kupang, Warga Teriak: Bapak Kesayangan Pulang Kampung
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar