SuaraBali.id - Fakta baru terungkap dari kasus pembunuhan yakni suami bunuh istri. Di mana seorang perempuan 29 tahun bernama Eliyawati yang dibunuh suaminya bernama M Rifii atau MR (31). Belakangan diketahui, korban dibunuh suaminya sendiri di depan anak mereka yang masih balita.
Diketahui, MR tega membunuh istrinya, Eliyawati yang dituding selingkuh oleh pelaku. Kasus pembunuhan itu terjadi di Pantai Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat pada Selasa (23/3/2021) lalu.
"Saat saya membunuhnya, anak saya mengetahui dan saya tempatkan dia di atas berugak (bangunan mirip panggung) yang tidak jauh dari TKP," ujar MR kepada wartawan sebagaimana dilansir Beritabali.com, Kamis (25/3/2021).
Sementara tudingan pelaku yang menuduh istrinya selingkuh dibantah oleh ayah angkat korban, Syafruddin.
"Motif perselingkuhan yang melatarbelakangi pembunuhan itu tidak benar. Kami sampai tidak berani membaca berita karena kami sedang berduka. Ditambah lagi pemberitaan seperti itu, semakin kami terpukul," ujar Syafruddin.
Ia mengakui, sebelum kejadian pelaku memang sering cekcok dengan korban, bahkan pelaku mengancam korban akan membunuhnya.
"Masalah itu sebenarnya telah diselesaikan secara kekeluargaan, namun pelaku nekat membunuh korban secara tidak manusiawi," katanya.
Menurutnya, pelaku telah merencanakan aksi pembunuhan tersebut. Bahkan sebelum kejadian, pelaku telah membuat surat pernyataan perceraian dengan korban dan disaksikan oleh kedua keluarga.
"Rencana hari Rabu (24/3) mereka akan ke pengadilan agama untuk mengurus perceraian, namun sayangnya korban terlebih dahulu dibunuh dengan cara tidak wajar," katanya lagi.
Baca Juga: Seorang WNI Ancam Bunuh Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad
Bahkan dua bulan lalu, kata dia, korban pernah disiksa hingga lebam dan keluarga tidak mempermasalahkannya.
"Intinya tidak benar berita yang beredar bahwa motifnya cemburu karena korban selingkuh. Mohon media jangan memberitakan yang tidak benar, dan kami harap pihak kepolisian menghukum pelaku seberat-beratnya," imbuh dia.
Sebelumnya, kasus pembunuhan dan penganiayan dilakukan RF terhadap istrinya sendiri yaitu Aliyawati warga Desa Dalam Kecamatan Alas Sumbawa. Korban ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di Pantai Poto Tano.
Usai membunuh istrinya, pelaku langsung menyerahkan diri ke Mapolres Sumbawa Barat, Selasa (23/3) sekitar pukul 13.30 WITA.
"Benar, pelaku sudah menyerahkan diri dan sudah ditetapkan sebagai tersangka, serta diancam hukuman seumur hidup," ujar Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Herman Suriyono melalui Kasat Reskrim IPTU Hilmi Prayugo, Jumat (26/3).
"Pelaku kita jerat dengan pasal 338 KUHP (sengaja merampas nyawa orang lain) atau pasal 340 KUHP (sengaja direncanakan terlebih dahulu) dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup," katanya.
Berita Terkait
-
Seorang WNI Ancam Bunuh Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad
-
Hendak Urus Perceraian, Istri Dihabisi Suami di Depan Anak
-
Suami Dibunuh Dengan Sadis, Pelaku Bebas, Istri Korban Minta Keadilan Hakim
-
Tebas Kepala Tetangga Kost, Emosi Gegara Leher Istri Banyak Cupang
-
Sinopsis Ikatan Cinta Malam Ini: Ishh... Elsa Terus Memutar Balikkan Fakta
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida