SuaraBali.id - Puluhan orang tolak pembangunan limbah medis di Desa Pengambengan, Jembrana, Bali. Mereka berdemo Jumat kemarin.
Aksi protes warga rencana pembangunan pabrik pengolahan medis di Desa Pengambengan, Jembrana akhirnya dibubarkan aparat kepolisian lantaran mereka tidak mematuhi protokol kesehatan covid-19.
Penolakan tersebut bertepatan dengan prosesi peletakan batu pertama di lokasi pabrik tersebut.
Warga yang mengatasnamakan Pemuda Pengambengan ini berjalan ke lokasi rencana pembangunan pabrik pengolahan limbah medis untuk meminta pembangunan tidak dilakukan.
Lantaran warga melakukan aksi protes tersebut ada yang tidak mematuhi protokol kesehatan, akhirnya dibubarkan aparat keamanan Polres Jembrana.
Salah satu warga Agus mengungkapkan alasan penolakan ini salah satunya warga meyakini akan muncul dampak negatif.
Warga juga mempertanyakan tanda tangan warga penyanding yang diduga tidak semua mau menandatangani.
"Bila pun sudah keluar ijin, kita ingin melihat siapa saja yang tanda tangan setuju, karena warga penyanding banyak yang tidak setuju tapi kok bisa ijinnya ada," jelas Agus.
Baca Juga: Persib Raih 1 Poin di Laga Perdana, Robert: Belum Ada yang Perlu Dievaluasi
Berita Terkait
-
Intip 9 Fasilitas Menarik di Nuanu Creative City: Lebur Budaya, Hiburan, Pendidikan
-
Kemenpar Sebut Pariwisata Bali Tetap Stabil di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Review Penginapan Music Camp di Nuanu Creative City Bali, Unik Bak Rumah Hobbit dan Instagramable
-
Siap Manjakan Lidah, Bali Bakal Punya Surga Kuliner Sutala dengan 60 Tenant
-
Nuanu Creative City di Bali Usung Konsep 'Kota 15 Menit', Semua Fasilitas Bisa Dijangkau Jalan Kaki
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
BRI Ajak Pemimpin Redaksi Perkuat Kolaborasi Media dan Transparansi Informasi di Bulan Ramadan
-
Stop! Badanmu Jadi Begini Jika Terbiasa Buka Puasa Makanan manis
-
4 Bencana Mengintai Jika Properti Anda Belum Bersertifikat SHM
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas IX Uji Kemampuan Halaman 190
-
BRI Dorong Dana Murah, Transaksi BRImo Tembus Rp7.076 Triliun di 2025