SuaraBali.id - Abu Janda kembali setelah menghilang dari dunia maya sejak terbelit kasus SARA Natalius Pigai. Permadi Arya, nama asli Abu Janda kembali ngetweet.
Sebelumnya, Abu Janda tak terlihat aktif dalam media sosialnya. Padahal, biasanya Abu Janda tak ketinggalan dalam membahas isu-isu terkini di tanah air tentang politik, hukum hingga sosial keagamaan.
Abu Janda beberapa waktu lalu sempat dipaporkan ke pihak berwajib oleh Ketua DPP KNPI, Haris Pertama soal ujaran kebencian dan SARA.
Abu Janda dilaporkan ke Bareskrim Polri dalam kasus cuitan 'Islam Arogan' melalui media sosial. Tak hanya itu, dirinya juga dilaporkan atas tuduhan rasisme kepada Natalius Pigai.
Abu Janda dilaporkan akibat melanggar UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 28 ayat (2), Penistaan Agama UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 156A. Akan tetapi, hingga saat ini proses hukumnya masih berjalan dan tak kunjung selesai.
Melalui akun Instagram miliknya, pria yang mengaku sebagai buzzer Jokowi ini, muncul dengan tampilan yang berbeda. Abu Janda menunggah foto dirinya yang terlihat berambut panjang dengan jambang tipis.
Hal itu ia unggah karena dirinya mengaku banyak warganet yang bertanya keadaan dirinya melalui pesan langsung.
“Banyak bangat yang nanya kabar via DM. Terimakasih atensinya ya gaes,” ujar Abu Janda, dikutip dari Instagram @permadiaktivis2.
Abu Janda mengaku tidak aktif di media sosial beberapa waktu yang lalu karena masih belajar mengaji dengan Aldi Taher.
Baca Juga: Gaya Tomboi Sara Fajira yang Curi Perhatian
“Saya sementara belum aktif dulu karena lagi belajar baca Alquran sama ustad Aldi Taher, ” lanjutnya.
Berita Terkait
-
Urgensi HAM dalam KUHP: Bukan Aksesoris Kebijakan yang Bisa Dibahas Nanti
-
Serahkan Tanah dan Bangunan ke Kementerian HAM, KPK Minta Namanya Tetap Tertera di Aset
-
Menham Pigai: Mustahil Pemerintah Jadi Dalang Teror Aktivis Kritis
-
KUHAP Baru Diteken Prabowo, Menham Pigai Akui Minim Peran Tapi Bela Isinya
-
Menteri Pigai Duga Ada 'Playing Victim' di Balik Isu Teror Influencer Pengkritik Bencana
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
Terkini
-
5 Fakta Terbaru Penanganan Kejahatan Turis Asing di Pulau Dewata
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 110 Kurikulum Merdeka: Hati-Hati Tukang Tipu!
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 98 Kurikulum Merdeka: Membuat Sorbet Buah
-
Kunci Jawaban Informatika Kelas X Halaman 22 Kurikulum Merdeka : Data, Informasi dan Validasi
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain