Kedua, lanjut Arief, dengan lansekap politik seperti itu sulit untuk terjadi stabilitas kepemimpinan di Indonesia.
Menurut Arief, hal itu terbukti selama masa Reformasi dengan pembatasan jabatan dua periode stabilitas pemerintahan menjadi salah satu tantangan tiap pemimpin Indonesia.
"Reformasi itu terjadi deindustrialiasi bukan industrialiasi. Investasi jangka panjang sangat sedikit karena tahu ada potensi tidak stabilitas, yang ada investasi jangka pendek saja," kata Arief.
Arief Poyuono juga meyakini bahwa 85 persen masyarakat Indonesia setuju apabila Jokowi menjabat tiga periode.
"Artinya itu bukan selamanya (menjabat). Saya yakin bahwa tidak boleh dikatakan tidak, Jokowi itu berhasil tangani Covid-19. Covid ini ubah tatanan sosial politik tiap negara, covid bisa samakan dengan dulu konflik AS era Presiden Amerika serikat FD Roosevelt saat depresi dunia," ujarnya.
Berita Terkait
-
Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran
-
Viral Suami Beristri Spek Bidadari Diduga Selingkuh dengan Wanita Mirip Jokowi
-
Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran
-
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Ijazah Palsu, Budi Arie Beberkan Persiapan Ayah Gibran
-
Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional
-
Anggaran PON 2028 Rp1 Triliun, DPRD NTB Pilih Mundur Jadi Tuan Rumah
-
Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta
-
WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari
-
Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali