SuaraBali.id - Pegiat media sosial, Denny Siregar menyebut ada partai yang isinya maling panci dan tukang santet. Namun tak langsung sebut nama partai itu.
Hal itu dinyatakan Denny Siregar dalam tweetnya di Twitter. Sindiran tersebut dilontarkan Denny Siregar lewat cuitannya di Twitter, seperti dilihat pada Senin (8/3/2021).
"Partai itu sudah diisi tukang sabu, maling panci, sekarang ternyata masih ditambah tukang santet," cuit Denny Siregar.
"Maap. Itu partai atau kelompok preman pasar," tambah tanya Denny Siregar.
Pada cuitan sebelumnya, Denny Siregar juga membagikan sebuah artikel pemberitaan terkait Ketua DPD Demokrat Banten yang juga Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya yang mengancam akan santet Moeldoko karena kudeta Partai Demokrat.
Terkait hal itu, Denny Siregar dengan tertawa menyebut Partai Demokrat sudah main santet-santet.
"Wuihh PDemokrat maen santet-santetan," ujar Denny menandai Twitter DPP Partai Demokrat.
Sebelumnya, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya yang juga Ketua DPD Demokrat Banten mengaku akan menyantet Moeldoko karena kudeta Partai Demokrat.
Iti Jayabaya menyatakan pengurus DPC di bawah menolak keberadaan dan hasil kongres luar biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatra Utara.
Baca Juga: Ditawari Dapat Rp150 Juta, Kader Partai Demokrat Kudus Tetap Setia ke AHY
Ia juga mengatakan tetap setia kepada Ketua Umum Agus Harimurti sebagaimana hasil Kongres V Partai Demokrat 2020. Selain karena itu, Iti memiliki alasan lain tetap mendukung AHY.
Mengutip Suara.com, Iti mengatakan bahwa dalam Commander's Call, yang merupakan agenda rapat dan pertemuan antara Ketum AHY dan perwakilan DPD seluruh Indonesia.
"Kami menolak KLB ilegal. Dan Banten tidak gentar, kami tetap setia pada ketum kami yang ganteng," tegasnya.
Ia juga mengungkapkan DPD Banten beserta DPC siap turun ke jalan menuntut keadilan. Bahkan, Iti berujar siap mengirimkam santet dari Banten kepada Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB Sumut, Moeldoko.
"Kalau pun kami harus turun berdemo, kami siap. Santet Banten akan dikirim untuk KSP Moeldoko," ujarnya.
Berita Terkait
-
Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel
-
Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini
-
Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok
-
Apa Itu Amandemen ke-25? Didorong untuk Lengserkan Trump Pasca Kekalahan AS dari Iran
-
Politisi Demokrat Dorong Pemakzulan Donald Trump dan Menteri Perang AS
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecam Pernyataan Londo Ireng, Jurnalis Bali: Prabowo Harus Minta Maaf
-
Kunjungan ke NTT, Momen Jokowi Dianugerahi Raja Timor dalam Karnaval Budaya
-
Jokowi Hadiri CFD Kupang, Warga Teriak: Bapak Kesayangan Pulang Kampung
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas