SuaraBali.id - Kabupaten Tabanan Bali kekurangan vaksin COVID-19 untuk tenaga medis. Sebab ibu hamil dan lansia boleh disuntik.
Keputusan itu dibuat setelah Tabanan mendapatkan vaksin tahap pertama.
Tabanan mendapatkan sebanyak 7.200 vial vaksin di tahap pertama. Sementara Tabanan akan mendapatkan alokasi vaksin COVID-19 tahap dua sebanyak 920 vial.
Dengan penerimaan vaksin ini, proses vaksinasi tahap II akan digelar Selasa (2/3/2021) yang menyasar kepada pelayan publik, TNI/POLRI, wartawan dan lansia.
Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr Nyoman Suratmika pada Jumat (26/2) mengatakan, pada tahap pertama Tabanan mendapatkan vaksin sebanyak 7.200 vial yang cukup untuk 3.600 orang nakes.
Namun seiring perjalanan waktu dengan longgarnya persyaratan vaksinasi di mana lansia, ibu hamil dan penyakit seperti hipertensi boleh mendapatkan vaksin, menyebabkan nakes yang mengakses layanannya ini meningkat menjadi 4.209 orang dengan yang lulus syarat vaksin 3.534 orang.
Sebanyak 88 orang mengalami penundaan. Sementara sisanya tidak memenuhi syarat vaksin atau tidak diberikan.
Dengan penjumlahan nakes yang tervaksin dan ditunda maka jumlah vaksin yang dibutuhkan sebanyak 7.244 vial.
"Melihat kebutuhan ini tentu 7.200 vial vaksin masih kurang. Nanti nakes yang masih ditunda pemberian vaksinnya akan diberikan pada vaksinasi tahap II," jelas Suratmika.
Baca Juga: Kurang Tidur dan Belum Sarapan, Penyebab Muncul Efek Samping Vaksinasi
Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Tabanan, dr. Ketut Nariana menambahkan Tabanan akan mendapatkan alokasi sebanyak 920 vial dan rencananya diterima pada Senin (1/3/2021) mendatang.
"Vaksin ini jenis multidosis. Dimana satu vial bisa untuk 10 orang. Jadi saat memberikan, jumlah orang yang divaksin harus sesuai dengan dosis satu vial," ujar Nariana.
Apabila vaksin tahap II ini diterima Senin (1/3/2021) maka jadwal vaksinasi akan dilakukan pada Selasa (2/3/2021) dan rencananya menyasar anggota dewan dan Sekertariat Dewan (Setwan) di Tabanan.
"Kami sasar yang pendataannya sudah lengkap. Nanti akan terus berkoordinasi dan berkesinambungan," paparnya.
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
-
Olivia Padang dan Perjalanan Mengubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA