SuaraBali.id - Siapa sangka, niat bertamasya di Air Terjun Kalate Mbira, Dusun Diha Desa Sie bersama teman-temannya, malah berujung maut buat kedua pelajar warga Desa Sie Kecamatan Monta Kabupaten Bima.
Keduanya diketahui terseret arus air bah. Hal ini diungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Mataram, Nanang Sigit PH.
Kedua pelajar dimaksud yakni Melati Bilqis dan Meilani Fadillah (Anis), masing-masing berusia 15 Tahun.
Awalnya, dua korban ini bersama teman-temannya sekitar enam orang pergi ke Air Terjun Kalate Mbira, yang berada di wilayah perbukitan yang berlokasi di sebelah utara Dusun Diha Desa Sie.
“Saat mereka berada di bawah air terjun tersebut, tiba-tiba air bah dari atas datang dan menenggelamkan korban,” kata Nanang Sigit, dilansir laman BeritaBali, Kamis (28/1/2021).
Menurutnya, teman-teman korban berhasil menghindar dari air bah tersebut dan langsung menuju ke Desa Sie untuk memberitahukan pihak keluarga kedua korban.
Tak menunggu lama, pihak keluarga korban bersama warga lainnya pun melakukan pencarian dengan cara menyisir sungai dari lokasi air terjun.
“Sebagian warga lainnya menunggu di arus sungai yang mengalir dari arah air terjun dengan sungai dari arah Dam Pelaparado,” jelas dia.
Melalui Pos SAR Bima, tim rescue diterjunkan oleh Basarnas Mataram. Bersama tim gabungan mencari pencarian.
Baca Juga: 3 Pelajar di Gresik Tewas Tenggelam saat Bemain Hujan-hujanan di Waduk
Nanang menambahkan, setelah dilakukan pencarian akhirnya satu orang korban atas nama Anis ditemukan sekitar pukul 18.00 WITA dalam keadaan meninggal. Sedangkan korban kedua, Bilqis ditemukan 500 meter dari lokasi penemuan pertama.
“Jasad korban ditemukan 1 kilometer dari lokasi. Setelah ditemukan jasad korban langsung dievakuasi oleh keluarga ke rumah duka RT14/RW04 Desa Sie,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tug Boat Mitra Jaya Ditemukan Tenggelam di Dekat Perairan Madura
-
Bak Negeri Dongeng, Air Terjun di Turki Indah Berselimut Salju
-
Bocah Tewas Tenggelam di TPA Karangdieng Mojokerto
-
Basarnas Kerja Keras Cari 6 ABK Hilang di Laut Jawa
-
Hilang saat Mancing Bersama Teman, Bocah Ini Ditemukan di Rahang Buaya
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Harga Oli Motor Terus Meroket, Begini Cara Mengetahui Oli Palsu
-
Modus Licik S: Janjikan Lokasi Makan Bergizi Gratis, Warga Rugi Rp950 Juta
-
Kronologi Pemerkosaan Turis Korea di Gili Trawangan
-
Vonis Empat Koruptor Proyek Chromebook Lombok Timur Diperberat di Tingkat Banding
-
Sikat Habis Harta Koruptor, Kejari Lombok Tengah Setor Rp3,1 Miliar ke Kas Negara