SuaraBali.id - Duabelas remaja alias ABG atau Anak Baru Gede berusia sekitar 14 tahun atau duduk di kelas I SMP tengah trek-trekan sepeda motor di jalan umum kawasan pesawahan subak Wahem, Banjar Silakarang Kederi, Desa Singapadu Kales, Kecamatan Sukawati, Bali, Senin (25/1/2021).
Secara bergantian, mereka melakukan atraksi adu piawai main sepeda motor. Demikian dikutip dari BeritaBali.com, jaringan dari Suarabali.id.
Petugas dari jajaran Polsek Sukawati yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Desa Singapadu Kaler bersama piket Pospol Singapadu Kaler bergabung dengan Unit PRC Sabhara Polsek Sukawati pun turun menertibkan.
Saat ditanya petugas, semua ABG ini berasal dari Banjar Silakarang Desa Singapadu Kaler. Mereka lantas ditertibkan serta dilakukan pembinaan dengan mendata nama mereka dan nama orang tuanya.
Kasubbag Humas Polres Gianyar, AKP I Nyoman Hendrajaya, Selasa (26/1/2021) mengatakan bahwa kegiatan trek-trekan anak-anak muda ini sangat meresahkan para pengguna jalan. Seperti petani, untuk menuju ke areal subak.
"Kegiatan ini sangat meresahkan pengguna jalan, khususnya para petani, mengganggu kenyamanan dan keamanan, banyak pengaduan dari masyarakat kepada Petugas Bhabin sehingga dilakukan penertiban. Selain mengancam keselamatan dirinya, juga sangat berbahaya bagi orang lain," jelas AKP I Nyoman Hendrajaya.
"Setelah dilakukan pembinaan, anak remaja ini berjanji tidak akan mengulangi lagi kegiatan tadi dan apabila di kemudian hari, hal itu diulangi lagi, maka bersedia ditindak," tegas AKP I Nyoman Hendrajaya.
Petugas berharap dan mengimbau bagi masyarakat khususnya para orangtua yang memiliki anak remaja agar sering dikontrol dan diawasi aktivitasnya agar tidak mengganggu ketertiban umum.
"Usai memberi pembinaan, kemudian anak-anak ini diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing secara tertib," pungkasnya.
Baca Juga: Kepergok Curi Motor, Ditangkap Malah Ngaku Mau Minta Minum karena Tersesat
Berita Terkait
-
Berapa Harga Motor Bebek Baru 2026? Intip Keunggulannya yang Bikin Matic Minder
-
Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Lawan Hama Wereng, Petani Boyolali Andalkan Teknologi Drone
-
Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Siap Meluncur, Ini Bocorannya
-
Mengejar Pajak Motor Sampai Pertamina, Giliran Koruptor Hanya Kias Semata
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih