- Menjelang Idulfitri 2026, penting menjaga kesehatan setelah Ramadan karena perubahan pola makan dan istirahat melemahkan tubuh.
- Saat Lebaran, pengendalian porsi makanan berlimpah, durasi tidur ideal 7–8 jam, serta aktivitas fisik tetap perlu diupayakan.
- Kesejahteraan saat Idulfitri juga bergantung pada pengelolaan stres dan menjaga kebersihan diri, seperti mencuci tangan secara teratur.
SuaraBali.id - Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 tinggal menghitung hari. Selama 20 hari lebih umat Islam di dunia melaksanakan puasa Ramadan setiap harinya.
Ada yang masih sehat dan bugar dalam menjalani ibadah puasa Ramadan. Namun tidak sedikit pula yang tumbang karena penyakit bawaan.
Hal ini perlu diwaspadai, pasalnya kondisi tubuh terus melakukan penyesuaian saat digunakan untuk puasa setiap hari.
Selain pola makan yang berubah, pola istirahat pun menjadi berantakan. Ada yang giat mengejar pahala di bulan Ramadan, sehingga mereka kurang beristirahat.
Hal ini tanpa disadari akan membuat kondisi tubuh melemah. Mengingat lebaran sudah didepan mata, alangkah baiknya anda mulai menyiapkan tenaga ekstra untuk menjaga Kesehatan.
Pasalnya, ditengah perayaan Hari Raya Idul Fitri kurang afdol rasanya jika kondisi tubuh lemah dan drop secara tiba – tiba. Berikut tips menjaga Kesehatan saat Lebaran:
1. Kontrol Makanan
Saat lebaran tiba, tradisi yang tidak bisa dihindari adalah memasak makanan dalam jumlah banyak.
Selain itu, stok kue kering di lemari tentu akan dikeluarkan semua, mengingat keluarga besar berkumpul.
Baca Juga: Belanja Kebutuhan Lebaran dengan Memanfaatkan Promo Lebaran Blibli
Hidangan lebaran yang melimpah ini seringkali membuat mulut khilaf.
Anda harus mengendalikan nafsu, dan mengontrol porsi makanan.
Dengan mengontrol makanan, anda akan mencegah makan berlebihan dan ketidaknyamanan yang bisa timbul, seperti gangguan pencernaan.
2. Istirahat yang cukup
Selain mengontrol pola makan, anda juga harus memperhatikan jam tidur. Selama Lebaran, anda tentu akan sering begadang, karena menikmati setiap malam dengan semua keluarga besar.
Hal ini yang sering kali mengganggu jadwal tidur. Usahakan kontrol tidur anda idealnya 7 – 8 jam, agar tubuh siap kembali untuk aktivitas keesokan harinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Mau Mendaki Gunung Rinjani? Wajib Tahu 5 Aturan Baru Ini
-
Korupsi Sarung dan Mukena, Legislator Lombok Barat Dituntut 2 Tahun Penjara
-
Hery Gunardi: Perbankan Nasional Tetap Sehat dan Siap Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
BRI Consumer Expo 2026 Siap Manjakan Pengunjung dengan Promo Finansial dan Hiburan Spektakuler
-
Waspada! Fenomena 'Super New Moon' Ancam Pesisir Bali, Cek Daftar Wilayah Terdampak