SuaraBali.id - Eks Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo tolak divaksin COVID-19 sinovac. Bahkan penolakan itu diumumkan Roy Suryo hingga pamer ijazah S2-nya di Universitas Gajah Mada.
Roy Suryo siap divaksin jika tidak pakai sinovac. Roy Suryo pun mengaku berhak memilih tidak mau disuntik dengan vaksin Sinovac.
Meski demikian, ia mengaku sebagai seorang warga negara memiliki hak untuk memilih vaksin mana yang akan disuntikkan ke tubuhnya.
Roy dengan tegas menolak disuntik vaksin Covid-19 merek Sinovac. Vaksin tersebut merupakan vaksin yang disuntikkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai orang pertama di yang disuntik vaksin.
Melalui akun Twitter miliknya @krmtroysuryo2, Roy Suryo menegaskan ia siap untuk disuntik vaksin Covid-19.
"Sebagai lulusan asli @UGMYogyakarta (apalagi S2 M.Kes) saya tentu siap divaksin," kata Roy seperti dikutip Suara.com, Rabu (13/1/2021).
Alasan Roy menolak vaksin Sinovac lantaran efikasi vaksin tersebut paling rendah dibandingkan vaksin merek lainnya, yakni hanya 65,3 persen.
"Sebagai warga negara yang memiliki hak berpikir dan masih bisa menggunakan akal sehat, tentu kita berhak memilih yang terbaik dan paling tinggi efikasinya," tegasnya.
Soroti Ribka Tjiptaning yang Tolak Divaksinasi
Baca Juga: Geger! Rocky Gerung Bongkar Jokowi Paksa BPOM Keluarkan Izin Vaksin Sinovac
Roy Suryo juga menyoroti sikap politisi anggota DPR RI fraksi PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning yang menolak disuntik vaksin Covid-19.
Sebagai kawan satu almamater lulusan Universitas Gadjah Mada, Roy Suryo mengaku tak habis pikir dengan sikap RIbka menolak divaksin.
Sikap tersebut dinilai tak sesuai dengan pernyataan para alumnus UGM yang menegaskan siap untuk divaksin.
"Haduh bagaimana ini pak @jokowi, kami alumni asli @UGMYogyakarta sudah kompak siap divaksin, kok malahan ada anggora DPR Fraksi @PDI_Perjuangan menolak divaksin dan bahkan menakut-nakuti masyarakat dengan bahaya vaksin sebelumnya dan fakta belum uji vaksin ketiga @biofarmaid. Ambyar," ungkap Roy.
Vaksin Covid-19 Aman dan Halal
Setelah dinyatakan halal dan suci oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), kini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan Vaksin Covid-19 buatan Sinovac aman digunakan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
Terkini
-
Sanksi Sosial Adat Ternyata Ampuh Buat Warga Bali Takut Bila Tak Disiplin Memilah Sampah
-
Guru dan Manajer Perusahaan Asal India Selundupkan Ganja Senilai Rp1,5 Miliar di Bandara Bali
-
Gaji ASN Mataram Terancam Hanya Sampai Oktober 2026, Sekda Ungkap Penyebabnya
-
Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP
-
Ngebut Bawa Tas Kuning Isi Ayam, Dua Remaja 16 Tahun di Bali Diciduk Warga