SuaraBali.id - Artis Jessica Iskandar mengungkap kondisi kesehatannya setelah dirinya dinyatakan sakit hyperthyroid autoimmune atau grave diseases oleh dokter.
Melalui Instagram, ibu satu anak itu, mengaku sempat tidak percaya terkena sakit itu. Bahkan dia mempertanyakan hal tersebut kepada Tuhan.
"Waktu aku di kasih sakit sama Tuhan, aku bertanya kenapa kok dikasih sakit? Gaya hidup akukan sehat banget. Tuhan nggak jawab saat itu," tulis Jessica Iskandar di caption foto yang diunggah, Rabu (6/1/2021).
Merasa tidak mendapat jawaban, mantan kekasih Richard Kyle itu, mendatangi dokter untuk mengetahui sakit yang dideritanya. Setelah mengetahui sakitnya itu, perasaan terpukul sempat dirasakan. Apa lagi setelah tahu harus setiap hari mengkomsumsi banyak obat.
"Jadinya aku ke dokter, dokter bilang ini penyakit hyperthyroid autoimmune atau grave diseases, harus minum obat terus. Kalaupun reda sakitnya bisa kambuh setiap waktu. Rasanya jantung berdebar, lemas, sakit kepala, insomnia, emosional mudah marah dan jadi lapar terus. Penyebabnya apa? Belum ada penelitian pasti. Kemungkinan stres," jelas Jessica Iskandar.
Jessica Iskandar pun sedih, karena tidak kuat menghadapi sakit yang diderita. Apa lagi dia wajib minum obat sebanyak 10 dari pagi, siang, hingga malam.
"Dari awal bolak-balik cek darah. Sehari ada 10 obat yang diminum (pagi, siang dan malam). Nangis terus, sedih, tertekan, kecewa, bertanya terus, kenapa kenapa kenapa. Berat banget. Kira-kira sekitar enam bulan begitu," kata Jessica Iskandar menambahkan.
Walau merasa berat, ibu satu anak itu akhirnya bisa melewati masa-masa tersebut selama enam bulan. Kini Jessica Iskandar hanya mengonsumsi satu obat dan vitamin.
"Aku mau terima kasih sama Tuhan. Perlahan aku merasa lebih sehat, hasil tes darah setiap bulan membaik, obat yang aku minum setiap hari sekarang hanya satu dan satu vitamin," tutur mantan kekasih Richard Kyle ini.
Baca Juga: Sejak Sakit, Jessica Iskandar Akui Makin Dekat dengan Tuhan
Dia merasa kini hari-harinya bahagia. Bahkan saat ini Jessica Iskandar semakin dekat dengan Tuhan.
"Perasaan aku juga jauh lebih baik dan bahagia. Yang paling penting aku jadi dekat dan lebih dekat dengan Tuhan. Setiap hari aku tulis doa dan baca doa kepada Tuhan," sambungnya.
Baginya dari sakit yang dialami dia bisa tahu siapa orang-orang yang sayang dengannya di saat keadaannya sedang susah.
"Namun satu hal yang baru aku sadari hari ini, mungkin Tuhan mau menunjukkan siapa yang akan bertahan bersama aku. Di saat aku jatuh sakit dan Ia adalah Tuhan, maha pencipta kita. Amin," jelas Jessica.
"Hidup berserah, ikhlas dan percaya, #bali," tutur Jessica Iskandar.
Berita Terkait
-
Jessica Iskandar Bangga Putranya Lulus SD, Tarif Sekolah El Barack Bikin Melongo
-
Jessica Iskandar Syok El Barack Bikin Pricelist Endorse Sendiri, Tarif Syuting Mulai Rp200 Ribu
-
Hari Bahagia Berubah Panik, Anak Jessica Iskandar Alami Cedera Tangan Saat Ultah
-
Jessica Iskandar Diteror Santet, Sang Asisten Malah Jadi Korban Salah Sasaran
-
Sisi Gelap Dunia Artis Dibongkar Jessica Iskandar: Dari Tawaran 'Dinner' hingga Ancaman Bangkrut
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob
-
Mutasi Terbesar Polri: 17 Polwan Dipromosikan Jadi Kapolres
-
Belanja Daerah Bali Masih di Bawah 30 Persen, DJPb: Tolong Belanja Dipercepat
-
Potensi Perdagangan Karbon di Bali Rp1,7 Triliun
-
Kekeringan Ekstrem Landa Lombok Barat, 4.245 KK Krisis Air