SuaraBali.id - Warga Denpasar Barat, Bali digegerkan dengan seorang remaja yang melakukan percobaan bunuh diri. Dia naik ke tower setinggi 30 meter untuk mengakhiri hidup.
Aksi tersebut dilakukan pada Minggu (27/12/2020) sore. Korban bernisial RF (18) hendak bunuh diri dari tower 30 meter di Jalan Batu Katu Gang Padang karena sakit hati dimarahi ibunya.
Dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com), seorang saksi mata bernama Sarja menuturkan dirinya awalnya melihat korban berjalan dan menangis.
Namun saat itu dia menghiraukannya karena sibuk dan meneruskan perjalanan membeli beras. Setelah kembali dari warung, saksi kaget mendengar ada orang memanggil-manggil anaknya.
"Saya dengar orang memanggil-manggil, saya kira orang bertengkar ternyata orang tuanya memanggil dia agar tidak lompat," ujarnya Minggu sore.
Saksi lalu memanggil warga setempat dan kemudian menghubungi petugas terdekat. Sementara ibu korban menjelaskan bahwa anaknya RF nekat naik tower karena sakit hati habis dimarahi.
"Kata ibunya dia memarahi anaknya sehingga anaknya berusaha bunuh diri," sambungnya.
Beruntung aksi nekat remaja RF berhasil digagalkan. Komandan Regu BPBD Kota Denpasar Ida Bagus Rai yang memimpin jalannya penyelamatan menjelaskan kalau korban memang benar melakukan percobaan bunuh diri.
"Korban melalukan percobaan bunuh diri, kami mendapat laporan dari warga langsung kesini untuk melakukan evakuasi," jelasnya.
Baca Juga: Kronologi Oknum Polisi di Bali Peras, Ancam dan Setubuhi Wanita Panggilan
Ia menerangkan, sebelum timnya datang warga sudah melakukan evakuasi terhadap korban agar korban tidak nekat lompat dari tower tersebut.
"Ketika kami sampai di TKP warga sudah melakukan evakuasi, kami langsung membantu," pungkasnya.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
BRI Hadirkan Kredit Mobil dan EV via Super Apps BRImo, Bunga Mulai 2,85%
-
Maknai Tahun Kuda Api, BRI Imlek Prosperity 2026 Perkuat Layanan Wealth Management Nasabah
-
Bali Tutup Total Jalur Mudik 24 Jam Saat Nyepi, Pemudik Bisa Titip Kendaraan di Sini
-
Bosan Sama Nastar? 5 Kue Lebaran 'Anti-Mainstream' Ini Dijamin Jadi Favorit Gen Z
-
1 Tahun Danantara, BRI Berikan Dukungan Pendidikan Lewat 5.500 Paket Sekolah