SuaraBali.id - Diego Simeone merasa bersyukur setelahmencatat 300 kemenangan sebagai pelatih Atletico Madrid. Namun hal itu tidak membuat pelatih asal Argentina kehilangan fokusnya karena posisinya kapan saja bisa dicopot.
Pencapaian Simeone itu dipastikan usai Atletico melibas tuan rumah Real Sociedad 2-0 di Stadion San Sebastian, Rabu (23/12/2020) WIB. Gol kemenangan Atletico dicetak Mario Hermoso di menit ke-49 dan Marcos Llorente menit ke-74.
Hasil tersebut membuat Atletico akan memimpin klasemen La Liga Spanyol dengan mengoleksi 32 poin, atau unggul tiga poin dari posisi kedua dan juga rival sekotanya, Real Madrid.
Itu juga adalah clean sheet kesembilan mereka dalam 13 pertandingan liga musim ini. Hanya pada 1995-96 mereka kebobolan lebih sedikit gol (empat) pada tahap musim ini daripada pada 2020-21 (lima).
Kemenangan tersebut juga membuat Simeone - yang melagtih Atletico sejak 2011 - hanya terpaut delapan kali dari rekor klub sepanjang masa Luis Aragones dengan 308 kemenangan di semua kompetisi.
Usai laga, Simeone mengakui bahwa pencapaian tersebut adalah sebuah kebanggaan. "Itu sangat berarti. Saya datang ke klub dengan ide memimpin Atletico ke puncak permainan ini," ujarnya seperti dilansir Livescore.
"Saya berkomitmen untuk semua orang, kepada para pemain sepak bola. Saya harus berterima kasih kepada Miguel [Angel Gil, CEO Atletico] dan Enrique [Cerezo, presiden klub] karena telah membawa saya ke klub ini."
"Di kepala dan pikiran saya, pada hari saya pergi sebagai pemain, saya tahu saya akan kembali. Saya mempersiapkan diri untuk apa yang terjadi, tetapi saya juga tahu bahwa mereka bisa mengeluarkan saya besok," ujarnya.
"Kami harus mengkonsolidasikan perkembangan klub, tetapi untuk ini kami membutuhkan kenyataan. Satu-satunya hal yang penting adalah kapan pertandingan dimulai dan tim harus menunjukkan nilainya."
Baca Juga: Klasemen Liga Spanyol: Atletico Kokoh di Puncak, Barcelona ke Lima Besar
Tetapi dengan gaya khas Simeone, dia tidak menerima disebut sebagai favorit gelar. Ia mengingatkan wartawan masih ada 25 pertandingan tersisa untuk Atletico.
“Anda sudah mengenal saya, saya akan berulang dengan apa yang saya pikirkan, tapi yang penting bagi kami adalah pertandingan berikutnya,” tambahnya.
"Pekerjaan yang dilakukan sangat bagus, tapi kita harus membuktikannya sekarang melawan Getafe. Ada 25 pertandingan lagi. Kami mengambil game demi game, game demi game, game demi game," pungkas Simeone.
Berita Terkait
-
Emil Audero Bikin 3 Penyelamatan, Rayo Vallecano Kehilangan 2 Poin di Markas Getafe
-
Atletico Madrid Bekuk Real Madrid 2-1, Mourinho Mengamuk Bawa Kertas Bukti Kesalahan VAR
-
Real Madrid Tumbang di Derby Madrid, Mourinho Serang Keputusan Wasit Ortiz Arias
-
Prediksi Derby Madrid 2026: Pembuktian Skuad Simeone Tantang Racikan Baru Jose Mourinho
-
Krisis Striker Barcelona, Anthony Gordon Siap Main sebagai Nomor 9
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari
-
Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali
-
Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun
-
Longsor Terjang Eco Park Pelaga Bali, Dua Orang Dilaporkan Tertimbun
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah