SuaraBali.id - Kylie Jenner mengalami insiden tak terduga saat belanja Natal di Los Angeles belum lama ini. Sosialita tersebut bahkan sampai dikatai monster.
Melansir Daily Star, Kylie Jenner diserang oleh para aktivis binatang yang saat itu tengah melakukan protes di kawasan Beverly Hills. Insiden tersebut bahkan tertangkap video.
Di sana, Kylie Jenner tampak sedang meninggalkan toko fesyen ternama, Moncler. Salah satu aktivis lalu meneriakkan kata-kata jahat lewat megafon.
Kylie Jenner dihujat dengan kata-kata seperti "kau memalukan", "kau monster", dan "binatang dikuliti hidup-hidup". Diduga, para aktivis tersebut geram karena Kylie Jenner pernah mempromosikan item fesyen yang dibuat dari bulu asli.
Tak hanya itu, mobil Rolls-Royce milik Kylie Jenner juga diblokir oleh para demonstran. Akibatnya, bodyguard Kylie harus turun tangan supaya mereka bisa meninggalkan lokasi.
Bintang reality show "Keeping Up With the Kardashians" ini sendiri sebenarnya cuma tak sengaja berada di lokasi yang sama dengan aksi demonstrasi aktivis.
Waktu tahu bahwa Kylie tengah berbelanja di dekat sana, para aktivis lantas menunggu di pintu keluar toko serta meneriakinya dengan kata-kata jahat.
Kylie sendiri sebelumnya dilabeli 'hipokrit' oleh para aktivis. Januari silam, ia mengunggah foto kebakaran hutan di Australia dan menyampaikan simpatinya.
Namun, tak lama setelah itu, Kylie kembali mengunggah fotonya menggunakan sandal bulu Louis Vuitton. Sandal berwarna pink itu dibuat dari bulu cerpelai asli.
Baca Juga: Aktivis Perempuan Iran Dimasukan Dalam Penjara yang Terkenal Kejam
Para aktivis pun ramai membanjiri kolom komentar Kylie Jenner, dan mengatainya hipokrit karena mengenakan sandal bulu setelah membahas soal koala yang mati terbakar.
Sementara itu, Kylie Jenner sendiri belum memberikan respons atas perlakuan kasar yang dia terima saat berbelanja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Potensi Perdagangan Karbon di Bali Rp1,7 Triliun
-
Kekeringan Ekstrem Landa Lombok Barat, 4.245 KK Krisis Air
-
Kasus Rudapaksa di Gili Trawangan: Kejaksaan Tahan WN Korea Selatan
-
WNA Asal Portugal Bawa 50 Amunisi di Bandara Ngurah Rai
-
Modus Ajak Menikah, WNA di Lombok Paksa Korban Masuk Fantasi Seksual Menyimpang