SuaraBali.id - Harga tiket Pesawat Jakarta-Bali jadi 2 kali lipat setelah wajib tes swab antigen. Harga harga swab antigen di Bandara Soekarno-Hatta hampir sama harga tiket pesawat Jakarta-Bali.
Berdasarkan harga tiket pesawat dari Traveloka, harga tiket pesawat Jakarta-Bali maskapai Lion Air Rp 406.500 via Bandara Soekarno-Hatta. Harga tiket pesawat ke Bali bisa lebih mahal ditambah biaya tes swab antigen Rp 385 ribu.
Pemerintah memang belum menetapkan tarif batas maksimal harga swab antigen ini. Harga rapid antigen ini di kisaran Rp 200 ribu - Rp 600 ribu.
AP II mengumumkan bahwa seluruh bandaranya menyediakan berbagai tes Covid-19 yang jadi syarat wajib bepergian mulai dari PCR test hingga rapid antigen.
Semua jenis tes itu tersedia di fasilitas Airport Health Center yang ada di bandara-bandara AP II. Khusus di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), fasilitas Airport Health Center itu bisa ditemui di SMMILE Center Terminal 3.
Menurut President Director AP II Muhammad Awaluddin, biaya rapid test antigen di Bandara Soetta itu dipatok sebesar Rp 385 ribu. Namun, hasilnya bisa diketahui dengan cepat cukup menunggu 15 menit langsung keluar.
Sedangkan, hasil PCR test di Airport Health Center SMMILE Center Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang juga dapat diketahui dalam waktu 15 menit dipatok sebesar Rp 1,385 juta.
Bila bersedia menunggu lebih lama yakni dalam 24 jam biayanya bisa lebih murah yaitu Rp 885.000 untuk sekali tes per individu.
Lokasi tes Covid-19 di Airport Health Center di SMMILE Center Terminal 3 pun dibuat sebagai ruang terbuka yang dilengkapi area hijau dan area komersial sehingga dapat memberikan kenyamanan lebih bagi para penumpang.
Baca Juga: Sediakan Kocek Tebal, Segini Harga Tes Rapid Antigen
"Airport Health Center merupakan inovasi perseroan dalam menyediakan layanan satu atap terkait kesehatan khususnya tes Covid-19, untuk menjaga kontribusi sektor penerbangan dalam mendukung aktivitas dan perekonomian dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)," ujar Awaluddin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/12/2020).
Airport Health Center juga dilengkapi dengan sistem teknologi informasi yang mendukung operasional dan mempermudah penumpang. Sistem teknologi informasi yang digunakan antara lain adalah digital self-service kiosk untuk memastikan keteraturan antrean.
Selain itu, terdapat juga sistem guna merekam data hasil tes dan juga tanggal keberangkatan penerbangan. Adapun khusus hasil tes yang dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta juga dapat diintegrasikan dengan aplikasi eHAC (electronic Health Alert Card).
Semakin lengkapnya layanan Airport Health Center ini juga diharapkan dapat mendukung kelancaran angkutan Natal dan Tahun Baru (nataru) 2020/2021.
Diperkirakan pada momen libur Natal dan tahun baru nanti antara tanggal 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021, jumlah penumpang di bandara perseroan tersebut bakal mencapai sekitar 2,1 juta penumpang.
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali