SuaraBali.id - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil membongkar sindikat narkoba jaringan Medan-Bali. Dua orang pengedar berhasil diamankan.
Kedua pengedar berinisial Z (26) dan WH (23). Z berasal dari Aceh, sedangkan MH dari Mataram. Mereka dibekuk, Selasa (24/11/2020).
Modusnya yang digunakan para pelaku yakni menyembunyikan sabu-sabu seberat 500 gram di balik sepasang sandal. Salah seorang bahkan pura-pura berjalan pincang untuk menyembunyikan aksinya.
Kabid Berantas BNNP Bali, Agus Arjaya menuturkan tersangka Z dan WH ditangkap secara terpisah di Terminal Kedatangan Domestik Bandara Ngurah Rai.
Mulanya yang ditangkap Z karena dia target operasi BNNP Bali. Tersangka datang ke Bali dari Medan melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.
"Tersangka datang seorang diri tanpa membawa barang yang banyak," terang Arjaya seperti dikutip dari Beritabali.com --jaringan Suara.com, Senin (30/11/2020).
Penyelundupan itu dilakukan tersangka dengan modus memasukkan sabu seberat 500 gram di balik sepasang sandal yang dibawanya.
"Masing-masing sandal berisi 250 gram shabu," ungkapnya.
Setibanya di Terminal Kedatangan Bandara Ngurah Rai tim gabungan yang telah menunggunya melakukan pemeriksaan.
Baca Juga: Postingan Terakhir Selebgram Ayu Wulantari Bunuh Diri: "Mati........???"
Dari 8 orang penumpang yang berasal dari Medan, hanya satu orang yakni Z yang cara jalannya pincang.
"Dia langsung kami amankan dan diperiksa. Ternyata benar. Tersangka jalannya jadi pincang akibat sandalnya dipenuhi sabu" ungkap Agus Arjaya.
Berdasarkan hasil pengembangan, tim kembali menangkap temannya tersangka WH yang menginap di salah satu Hotel di Tuban. Hotel tersebut rencananya dijadikan tempat transaksi oleh kedua tersangka.
Setelah diinterogasi, kedua tersangka mengaku mendapat sabu itu dari luar negeri dan akan membawanya ke Lombok Nusa Tenggara Barat.
"Barang bukti akan dibawa ke Lombok. Mereka dikendalikan oleh napi berinisial HS yang mendekam di salah satu lapas di Lombok," jelasnya.
Arjaya ,engatakan oleh napi tersebut keduanya dijanjikan akan dibayar sebesar Rp 20 juta perorang. Selain itu, kedua tersangka juga mendapat fasilitas biaya tiket, hotel, dan biaya lainnya ditanggung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Akses Rekening bagi Masyarakat Indonesia
-
WNA Asal Tiongkok Rekat Emas 10 Kg di Tubuh Demi Lolos ke Luar Negeri
-
Tanpa Ribet, Ini Keunggulan BRI Multiguna Pre-Approved Buat Penuhi Berbagai Kebutuhan