SuaraBali.id - Ekowisata adalah konsep menggelar wisata yang memberikan perhatian lebih terhadap kelestarian alam dan lingkungan. Alangkah kentalnya bila bersinergi dengan penggunaan kendaraan ramah lingkungan atau bebas polusi. Inilah benang merah dari kerja sama antara PT Toyota Astra Motor (TAM) dengan Indonesia Tourism Development Corporation atau ITDC Nusa Dua. Saat ini, di lokasi tengah dipersiapkan konsep Electric Vehicle atau EV Ecotourism.
Melalui kerja sama ini, Toyota akan menyediakan layanan mobilitas yang terintegrasi bagi semua masyarakat dan turis yang ingin mencoba menggunakan kendaraan Full Battery Electric Vehicle atau BEV. Adapun tujuannya adalah membuat masyarakat semakin terbiasa dan kenal dengan teknologi elektrifikasi.
Melalui kerja sama ini, Toyota akan menyediakan layanan mobilitas yang terintegrasi bagi semua masyarakat dan turis yang ingin mencoba menggunakan kendaraan BEV di Pulau Dewata.
Harapannya, agar masyarakat dapat mencoba dan semakin terbiasa menggunakan kendaraan berbasis teknologi BEV serta dapat semakin mendukung daya tarik pariwisata di Bali dan Indonesia secara keseluruhan.
Saat ini, PT TAM sebagai pemegang brand Toyota dan Lexus merasa bahwa sudah saatnya memperluas pasar mobil elektrifikasi nasional dengan menyiapkan jajaran kendaraan BEV atau menggunakan tenaga listrik murni.
Kazunori Minamide, Marketing Director PT TAM mengatakan bahwa Toyota memiliki banyak pilihan teknologi elektrifikasi. Saat ini mereka memiliki tiga teknologi, yaitu Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Eletric Vehicle (PHEV), dan Full BEV untuk pelanggan di Indonesia.
"Ini menjadi milestone penting agar kami terus mempelajari untuk ke depannya melebarkan pilihan yang lebih lengkap, sejalan dengan kebutuhan mobilitasnya," kata Kazunori Minamide, saat bincang virtual bersama awak media, Rabu (18/11/2020).
Untuk itu, lanjut Kazunori Minamide, PT TAM berencana untuk segera meluncurkan kendaraan BEV melalui brand Lexus. Produk ini nantinya akan dijual secara retail dan dapat dimiliki pelanggan di Indonesia untuk melengkapi pilihan-pilihan kendaraan elektrifikasi dengan model HEV yang sudah ada sebelumnya baik di brand Lexus maupun Toyota.
Tidak berhenti sampai di situ, PT TAM menyadari bahwa menjual kendaraan elektrifikasi khususnya Full Battery EV baru dapat menyasar sebagian kecil lapisan pelanggan yang cukup mampu. Untuk itu jika infrastruktur dinilai sudah memadai, Toyota siap membawa Toyota Mirai ke Indonesia.
Baca Juga: Toyota Luncurkan Layanan Bengkel Virtual, Bisa Konsultasi Gratis
"Kalau market dan fasilitas sudah siap mungkin Toyota Mirai akan hadir di Indonesia," tutup Susumu Matsuda, President Director PT TAM.
Berita Terkait
-
Harga Alphard Eks Menag Yaqut di LHKPN Tuai Sorotan, Beda Jauh dari Harga Resmi?
-
Rekomendasi Mobil Bekas Captain Seat Murah untuk Keluarga, Harga di Bawah Rp 300 Juta
-
Pesona Toyota Alphard Harga LCGC Bekas: Cek Taksiran Pajak dan Penyakit yang Sering Muncul
-
Masyarakat Sukamade: Penjaga Konservasi Penyu di Pantai Selatan Banyuwangi
-
Harga Toyota Alphard G 2016 Turun, Cek Spesifikasi MPV Mewah Idaman Keluarga
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen