SuaraBali.id - Pertemuan kembali dengan keluarga usai menjalankan tugas sebagai seorang Pasukan Perdamaian dengan anaknya setelah menjalankan misi selama 1,5 tahun di Afrika, membuat haru warganet. Sebuah rekaman video yang diunggah akun Instagram @divisihumaspolri pada 8 November, salah satu anggota dari pasukan yang dikirim sebagai Pasukan Perdamaian (Peacekeeper) dalam misi PBB.
Petugas tersebut pulang mengenakan kostum badut salah satu karakter Disney Mickey Mouse untuk memberi kejutan pada keluarga, khususnya putri bungsunya yang telah berpisah selama 1,5 tahun. Sang ibu berpura-pura menjual makanan ringan mengenakan kostum badut, karena di tangannya terdapat keranjang berisi camilan dengan tulisan harga Rp 2.000. Mulanya, anak perempuan paling kecil terlihat takut dengan kedatangan ibunya yang memakai kostum.
Namun setelah ditenangkan oleh ayahnya, anak perempuan itu pun perlahan berjalan menghampirinya dan menerima camilan dari ibunya. Usai memberikan makanan tersebut, polisi itu berdiri di depan pintu pagar rumahnya sambil membuka bagian atas kostumnya.
Sang suami tampaknya telah mengetahui kabar kepulangan istrinya karena tidak terlihat terkejut sama sekali. Namun, putri bungsunya terlihat bingung melihat wajah di balik topeng tersebut.
"Sini, sini, ini siapa?" tanya ibunya setelah membuka kostum tersebut kepada putri bungsunya.
Anak perempuan itu pun berjalan perlahan menghampirinya dan mengetahui bahwa perempuan itu adalah ibunya.
"Mama," kata anak perempuan tersebut.
Sang ibu pun mencium pipi anaknya dan menggendongnya sambil mengusap air mata setelah bertemu kembali dengan keluarganya.
"Ini adalah momen ketika seorang peacekeeper Polri yang selama 1,5 tahun bertugas pada misi PBB di Afrika. Selama itu pula personel Polri ini tidak bertemu keluarga. Kami tidak memberitahukan kepulangan polisi itu ke keluarga. Kami menyiapkan ini sebagai kejutan. Momen pertemuan yang indah dan mengharukan," tulis akun @divisihumaspolri.
Baca Juga: Salut! Bukan Marah, 2 Pengendara Motor Ini Justru Berpelukan Usai Tabrakan
Video yang telah ditonton sebanyak lebih dari 72.841 penayangan itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Aku seminggu nggak lihat anak-anak udah stres. Ini 1,5 tahun," tulis akun @fitriyapitri.
"Jadi terharu dan kangen keluarga," komentar @taufik_official44.
"Pengorbanan luar biasa. Buat seorang ibu, berpisah 1 hari saja dengan anaknya itu berat," tambah @cheese_and_eggs.
"Terharu banget. Selamat berkumpul bersama keluarga ya bu. Ibu sungguh luar biasa kebanggaan keluarga, bangsa, dan negara," ungkap @yasin.serang.
Berita Terkait
-
Anak Driver Ojol Raih Beasiswa, Kisahnya Bikin Haru
-
Haru! OB Tak Punya Ponsel Demi Biaya Adik Sekolah Dapat Hadiah Hape
-
Hii Seram! Kasur Tak Terpakai Ini Jadi Sarang Puluhan Ular Kobra
-
Heboh Kata 'Anjay', Pemuda Bernama Anjir ini Jadi Sorotan
-
Kelewat Kreatif Pakai Pelat Motor 'Males Kredit', Pengendara Ini Ditilang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bongkar Korupsi Jumbo! Kejati NTB Bidik 3 Kasus Sekaligus di Bank Daerah
-
Pengamat: Transformasi Danantara Berpotensi Perkuat Kontribusi Pajak BRI ke Negara
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi di Mataram: Begini Perjalanan Tersangka Usai Habisi Korban
-
WNA Amerika Jual Lahan di Kintamani Bali, Begini Respons Imigrasi