SuaraBali.id - Bali mulai memasuki periode musim hujan bersama sejumlah beberapa wilayah lain. Warga diminta tetap disiplina menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.
Pencegahan Covid-19 tetap harus digalakkan selama musim hujan guna mencegah penularan virus corona.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini.
"Perlu diperhatikan saat ini musim penghujan dan Pademi tentu harus tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat," ujarnya seperti dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com), Senin (19/10/2020).
Ia mengatakan warga perlu memperhatikan 3 M dalam upaya mengatisipasi penyebaran virus Covid-19.
3M tersebut yakni dengan memakai masker, menjaga jarak serta sering mencuci tangan dengan sabun di air mengalir minimal 20 detik dengan 6 langkah.
Lebih lanjut, Armini mengatakan pihaknya telah berupaya melakukan edukasi ke tengah masyarakat kota Denpasar.
"Tetap kami lakukan, tidak saja saat musim penghujan saja akan tetapi secara terus-menerus di berbagai kesempatan bahkan di media juga," ujarnya memungkasi.
Ia juga berpesan, agar masyarakat tetap menjaga imun tubuh dengan mengonsumsi makanan yang tidak mahal tetapi sehat.
Baca Juga: Perawatan Baby Spa dengan Menerapkan Protokol Kesehatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian