SuaraBali.id - Nasib apes menimpa seorang pria yang berulah saat kencan online. Pria ini terciduk melakukan pelecehan di aplikasi Tinder.
Tak hanya itu, sang pria juga melakukan body shaming kepada perempuan yang diajaknya berkenalan.
Pria itu bernama Thomas McGuirk. Cerita soal Thomas baru-baru ini viral setelah dibagikan oleh Ebonie Anderson.
Dikutip dari Hops.id (jaringan Suara.com), Ebonie Anderson merupakan merupakan asal Sydney, Australia.
Dia berkenalan dengan Thomas di aplikasi Tinder. Sayangnya, saat berkomunikasi dengan Thomas, dia malah menjadi korban pelecehan dan body shaming.
Singkat cerita, setelah berkenalan, Thomas terus mengirim pesan kepadanya dan memaksa untuk bertemu.
Namun, permintaan tersebut ditolak Ebonie dengan sopan. Tak terima ajakannya ditolak, Thomas kembali mengirim pesan kepada Ebonie.
Dalam pesan itu, dia menyebut Ebonie babi gendut menjijikkan dan buruk rupa. Bahkan, Thomas mengatakan jika Ebonie hanya asyik diajak bercinta sekali dan tidak cocok untuk dijadikan pasangan.
Ebonie lantas mengunggah cerita saat dirinya dilecehkan tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Tak disangka postingan itu menjadi viral.
Baca Juga: Foto Barunya Viral, Billie Eilish Diledek Seperti Ibu-ibu
Sejumlah wanita ikut buka suara kalau mereka juga pernah menjadi korban dari pria yang sama.
“Saya tidak pernah membayangkan postingan saya akan dilihat dan didengar oleh banyak orang. Tetapi ada banyak sekali gadis yang maju dan berbagi pengalaman buruk mereka dengan pria ini,” kata Ebonie seperti disadur dari The Sun.
Tak lama setelah kisahnya viral, Ebonie mengaku dirinya menerima banyak email. Email tersebut berasal dari tempat kerja Thomas.
Beberapa orang mengabarkan kepadanya kalau Thomas telah dipecat dari pekerjaanya. Hal ini lantaran ada beberapa orang yang mengadukan ulah Thomas kepada CEO di tempatnya bekerja.
Alhasil Kepala Invenco Pty Ltd tempat si Thomas bekerja mengambil tindakan tegas.
Pihak perusahaan mengecam ulah Thomas yang melecehkan wanita dan mengatakan 'tidak ada ruang di tempat kerja kami untuk seseorang yang memperlakukan wanita dengan rasa tidak hormat seperti itu'.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar