SuaraBali.id - Puluhan pejabat dan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB, Kabupaten Karangasem, Bali dites urine, Selasa (13/10/2020).
Petugas lapas yang menjalani tes urine terdiri dari unsur pejabat struktural dan petugas keamanan lapas.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem dan rencananya dilakukan secara bertahap.
"Saat ini khusus untuk pejabat struktural dan sebagaian petugas kemanan, target 25 orang pegawai, karena situasi Covid-19 harus dibatasi nanti sisanya akan dilaksanakan di periode berikutnya," ujar Kalapas Kelas IIB Karangasem, Jaka Prihatin seperti dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com).
Dia mengatakan tes urine ini sebagai salah satu upaya pencegahan dan penanggulangan masuknya barang terlarang di lingkungan pegawai lapas kelas IIB Karangasem.
Meski seluruh hasil tes urine negatif, namun apabila dalam perjalanannya nanti ditemukan ada pegawai yang positif maka akan langsung disampaikan kepada pimpinan.
Apabila terkait dengan ranah hukum pihaknya akan bersinergi dengan BNNK Karangasem.
Lebih lanjut, Jaka mengatakan di Lapas Kelas IIB Karangasem sejauh ini ada 70 tahanan kasus narkotika.
Menurutnya, jumlah tersebut cukup rawan. Selain tes urine pihaknya juga akan melakukan pengawasan dengan pengeledahan.
Baca Juga: BNN Minta Seluruh Perguruan Tinggi Lakukan Tes Urine ke Mahasiswanya
Sementara itu, Kepala BNNK Karangasem, Kompol. La Muati dalam kegiatan itu sangat mengapresiasi komitmen dari kalapas dan staf atas pelaksaan tes urin tersebut.
"Kegiatan ini sesuai dengan implementasi peraturan presiden nomor 2 tahun 2020 bahwa seluruh kementrian lembaga dan pemerintahan daerah supaya melakukan langkah pencegahan seperti yang dilakukan Kalapas hari ini," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional
-
Anggaran PON 2028 Rp1 Triliun, DPRD NTB Pilih Mundur Jadi Tuan Rumah
-
Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta
-
WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari
-
Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali