SuaraBali.id - Seorang perempuan bernama Jessica Gambarra disumpahi kena hukuman mati setelah bikin pesta untuk merayakan kesembuhannya dari virus corona.
Padahal Jessica menerapkan protokol kesehatan di pesta itu. Pengunjung yang datang diperiksa satu persatu saat mamsuk.
Jessica menjadi salah satu pasien yang selamat berjuang dari covid-19 ini.
Untuk itu setelah dinyatakan bebas dirinya kemudian berniat untuk merayakan hal tersebut dengan mengundang teman-temannya serta kerabat untuk mengadakan sebuah pesta.
Dari 100 orang tamu yang diundang dalam pesta tersebut sebelum memasuki ruangan harus melakukan pemeriksaan suhu tubuh.
Selain itu untuk jamuan yang dibagikan dirinya sengaja menggunakan kemasan yang sekali pakai.
Aturan wajib nya ialah kamu yang datang harus menggunakan masker, menjaga jarak.
Namun setelahnya wanita tersebut justru mendapati ancaman hukuman mati serta adanya sebuah pesan yang berharap semoga keluarganya juga terjangkit covid-19 dari sejumlah netizen.
Walau demikian ada juga sejumlah warganet tidak berharap bisa menggelar pesta serupa saat nanti nya dinyatakan sembuh.
Baca Juga: Hari Pertama PSBB Transisi, Jumlah Positif Corona DKI Tambah 1.168 Kasus
Semenjak menggelar pesta secara glamour di Cabedelo, Negara Bagian Paraiba, Brasil, pada dua pekan lalu, membuat akun media sosial yang semakin banyak diikuti oleh ribuan warganet.
Selain itu wanita tersebut tidak sempat menuturkan bahwa kemungkinan dirinya terinfeksi virus Corona dari putranya yang berusia 2 tahun.
Setelah pesta tersebut berlangsung sampai saat ini belum ada laporan bahwa salah seorang pun dari tamunya terjangkit virus Corona.
Wanita ini sendiri merupakan seorang pebisnis dalam bidang wedding organizer yang kemudian berhasil meraup untung setelah diadakannya pesta ini karena banyak masyarakat yang kemudian meminta untuk diadakan pesta serupa.
Hanya saja satu hal yang membuat dirinya stres ialah karena adanya doa buruk agar keluarganya meninggal ataupun tamu yang terinfeksi serta juga ancaman mati yang dirinya terima.
Berita Terkait
-
Amnesty Bantah Hukuman Mati Bikin Koruptor Jera: Hanya Mitos
-
Menteri Hukum Mending Dorong RUU Perampasan Aset, Ketimbang Hukuman Mati Koruptor
-
Profil Jessica Mila Disorot Usai Pulau Padar Viral, Begini Perjalanan Karier Sang Aktris
-
Kenapa Pulau Padar Ditutup? Ini Alasan Wisatawan Tak Bisa Berkunjung Seenaknya
-
Sinopsis 'Other Mommy': Ketika Ibu Kandung Sendiri Berubah Jadi Entitas Menyeramkan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Momentum Hari UMKM Nasional: BRI Dorong Ekonomi Desa Brilian
-
Viral Turis Dilecehkan di Pantai Lovina, Polres Buleleng Koordinasi dengan Polisi Taiwan
-
KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Sekotong, Tim Gabungan Evakuasi Penumpang
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Danantara melalui BRILink Agen Dorong Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi Ke Pelosok Negeri