SuaraBali.id - Aparat Kepolisian Resor Kota Besar atau Polrestabes Surabaya menembak mati seorang bandit spesialis pencurian kendaraan bermotor karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.
Dikutip SuaraJatim.id, jaringan SuaraBali.id, dari kantor berita Antara, Kepala Polrestabes Surabaya, Komisaris Besar Polisi Jhonny Edison Isir mengungkap identitas pelaku bernama Sugeng Santoso, yang tempat tinggalnya tidak tetap namun diketahui lebih sering menetap di kawasan Kalianyar Surabaya.
"Pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis pisau lalu mengayunkannya ke arah petugas. Sehingga kami terpaksa melakukan tindakan tegas dengan melepaskan tembakan terukur yang menyebabkan pelaku meninggal dunia," katanya kepada wartawan di Surabaya, Senin (5/10/2020).
Sugeng Santoso diburu Polisi setelah pada Sabtu (3/10/2020) lalu melakukan pencurian kendaraan bermotor di Jalan Genteng Muhammadiyah Surabaya.
"Setelah melakukan identifikasi, kami bekuk pelaku di sekitar tempat tinggalnya," jelas Komisaris Besar Polisi Jhonny Edison Isir.
Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan dan berhasil menangkap seorang komplotannya berinisial S, warga Jalan Ambengan Batu Surabaya.
Pelaku S ditembak kedua kakinya karena berupaya kabur saat hendak ditangkap.
Menurut catatan Kepolisian, Pelaku S bersama Santoso telah berkomplot melakukan pencurian kendaraan bermotor di sejumlah tempat wilayah Kota Surabaya, di antaranya Jalan Genteng Muhammadiyah dan Kapasari Pedukuhan Surabaya.
Baca Juga: Syarat Dapat Subsidi Bunga KPR dan Kredit Kendaraan Bermotor
Berita Terkait
-
Bantah Intervensi Kasus Narkoba DPRD Jatim, Gerindra Malah Ungkap Polisi Minta Uang Rp50 Juta
-
Salam Tiga Jari Menggema, Simbol Perlawanan yang Menyimpan Pesan Besar
-
Pemprov DKI Jakarta Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Desember 2026
-
Sindikat Curanmor Sumatera Terbongkar, 12 Tersangka dan 21 Motor Diamankan
-
Hingga Tahun 2027, Beli Rumah dan Mobil Bisa Tanpa DP
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional
-
Anggaran PON 2028 Rp1 Triliun, DPRD NTB Pilih Mundur Jadi Tuan Rumah
-
Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta
-
WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari
-
Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali