Menurutnya, masyarakat di wilayah Desa Adat Legian hingga saat ini memiliki tingkat kesadaran yang cukup, khususnya dalam upaya mencegah COVID-19 yang dapat dilakukan diri sendiri.
“Mungkin masih ada satu dua warga kami masih ada yang mungkin lupa pakai masker, itu kami lakukan edukasi. Kami juga menyiapkan masker gratis kalau menemukan warga yang memakai pakai masker," ujarnya.
Ketua Penrepti atau Kepala Keamanan Desa Adat Legian, A.A Putu Oka Hartawan menjelaskan, untuk mendukung penerapan protokol kesehatan di Pura pada Hari Raya Galungan, pihaknya akan mengerahkan petugas gabungan seperti dari unsur Pecalang dan Linmas.
"Kami akan melibatkan mereka secara bergiliran dari pagi, siang dan sore secara bergantian. Jadi lebih dari 100 orang petugas kami terjunkan di seluruh pura yang ada di Desa Adat Legian untuk memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik dan kenyamanan serta keamanan di area pura," ujarnya.
Pada kesempatan terpisah, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan, dalam rangka menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan pihaknya berharap seluruh masyarakat Badung dapat semakin sadar terkait situasi pandemi COVID-19 di Bali.
"Untuk kegiatan Upacara Yadnya tetap akan dilaksanakan tanpa mengurangi esensi. Tetapi, yang perlu diatur adalah jumlah pengayah atau orang yang terlibat dalam pelaksanaan," katanya.
Berikut ini kumpulan ucapan Hari Raya Galungan 2020 yang cocok dibagikan kepada saudara, sahabat, dan kerabat dekat lainnya yang merayakan Galungan.
- Rahajeng nyanggra rahina jagat Galungan semeton titiang semuanya. Dumogi Ida Sang Hyang Widhi ngicenin kerahayuan. (Selamat menyambut hari raya alam semesta Galungan kerabat saya semuanya. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberikan kerahayuan).
- Marep ring semeton Bali sami sane magenah ring Indonesia yadiapin di luar negeri. Rahajeng rahina Galungan. (Kepada kerabat Bali semua yang tinggal di Indonesia dan juga di luar negeri. Selamat Hari Raya Galungan. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberikan kerahayuan).
- Ngelawar bangkung di Ceningan, Rahajeng Galungan. Baju baru lengan dawa, semoga setata sehat lan bagia. Banten saeban di pura, nenten wenten malih sinampure. (Ngelawar babi di Ceningan. Selamat Galungan. Baju baru lengan panjang, semoga tetap sehat dan bahagia. Banten saeban di pura, tidak ada lagi permohonan maaf).
- Selamat merayakan Hari Suci Galungan, semoga Dharma menang atas Adharma.
- Selamat merayakan Hari Suci Galungan, semoga Tuhan dan Para Leluhur selalu memberikan anugerah kepada kita semua.
- Selamat Hari Suci Galungan, semoga makna kemenangan Dharma atas Adharma dapat kita implementasikan di dalam kehidupan sehari-hari.
Berita Terkait
-
Khidmat Perayaan Hari Raya Galungan di Berbagai Daerah Indonesia
-
Disenggol soal Galungan saat Kenang Momen Umrah, Begini Respons Mahalini
-
30 Ucapan Selamat Hari Galungan yang Penuh Doa dan Makna
-
Yuk Cari Tahu! 19 November Memperingati Hari Apa Saja di Dunia dan Indonesia
-
Berniat Rayakan Galungan di Bali: 3 Aktivitas Ini Bikin Kamu Makin Dekat dengan Budaya Lokal
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern