SuaraBali.id - Warga Bali diimbau tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan jelang perayaan Hari Raya Galungan (Rabu, 16/9/2020) dan Kuningan (Sabtu, 26/9/2020) mendatang.
Mengingat hari suci kali ini dirayakan berbeda dari sebelumnya karena adanya pandemi Covid-19 yang belum juga mereda.
Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan momentum ini hendaknya dimanfaatkan masyarakat khususnya umat Hindu untuk senantiasa meningkatkan srada bhakti kehadapan Ida Shang Hyang Widi Wasa.
"Kita sadari bersama, saat ini seluruh umat manusia sedang menghadapi tantangan yang sangat luar biasa, tentang keselamatan, keberuntungan dan kesadaran. Semoga di hari suci Galungan dan Kuningan, Dharma senantiasa menuntun umat manusia terbebas dari tantangan hidupnya," ungkapnya, Senin (14/9/2020) seperti dikutip dari Beritabali.com.
Ia juga mengatakan kemenangan dharma melawan adharma pada masa kini haruslah diterjemahkan sebagai upaya dan tekad untuk terus berkarya meningkatkan kualitas kehidupan yang seimbang antara material dan spiritual sehingga mampu mencapai kebahagiaan dengan selalu berpijak kepada ajaran dharma (agama Hindu) seperti dharma, artha, kama, dan moksah.
Rai Marta mengajak masyarakat untuk selalu mulat sarira, mempererat tali persaudaraan dan tali silaturahmi antar masyarakat.
Mulat sarira menjadi pesan dalam catatan perjalanan kebelakang mengevaluasi langkah kita dalam mengamalkan ajaran dharma baik dharmaning agama maupun dharmaning negara.
Merencanakan kehidupan dalam memberikan manfaat di masa depan yang lebih baik, sejahtera dan damai.
Tak cukup sampai di situ, pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Baca Juga: Bikin Sedih! Kena Razia Masker, Emak-emak di Probolinggo Nangis Histeris
"Jadikanlah spirit Hari Suci Galungan dan Kuningan ini menjadi ajang mulat sarira dalam menyikapi tantangan saat ini, dan jadi momentum untuk ngrastiti bhakti, semoga alam semesta kembali pulih dan normal serta Covid-19 segera berlalu,” kata Rai Mantra.
Setali tiga uang, Wakil Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menambahkan perayaan Hari Suci Galungan dan Kuningan hendaknya dijadikan satu titik tolak untuk menjadikan masa depan yang lebih baik, lebih berkualitas dan mampu mewujudkan kesejahteraan.
Terlebih di masa Covid-19 ini agar masyarakat lebih waspada dan meningkatkan imunitas serta selalu berdoa yang terbaik.
Pelaksanaan upakara juga diharapkan dapat dikemas sederhana dan pola perayaan wajib mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19 yakni menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman.
Kedunya pun menyampaikan ucapan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan dalam kesempatan tersebut.
"Semoga di hari suci Galungan dan Kuningan, Dharma senantiasa menuntun umat manusia terbebas dari tantangan hidupnya. Selamat melaksanakan hari suci Galungan dan Kuningan, dumogi rahayu sareng sami," ujar Rai Mantra dan Jaya Negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bongkar Korupsi Jumbo! Kejati NTB Bidik 3 Kasus Sekaligus di Bank Daerah
-
Pengamat: Transformasi Danantara Berpotensi Perkuat Kontribusi Pajak BRI ke Negara
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi di Mataram: Begini Perjalanan Tersangka Usai Habisi Korban
-
WNA Amerika Jual Lahan di Kintamani Bali, Begini Respons Imigrasi